SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Beberapa menit pasca kecelakaan tunggal di SDN Sukaratu 5, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Polres Pandeglang menggelar konferensi pers terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, Kamis (30/4/2026).
Dalam keterangannya Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad, menjelaskan secara rinci kronologis kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, serta sejumlah korban luka-luka.
“Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban. Dan kepada korban yang masih di rawat, segera diberikan kesembuhan seperti sedia kala,” katanya, di Mapolres Pandeglang, Kamis (30/4/2026).
Terkait kecelakaan laka lantas melibatkan kendaraan Innova hitam yang dikendarai Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Mursidi, menabrak kerumunan anak sekolah yang berada depan SDN Sukaratu 5.
Jumlah korban meninggal dunia satu orang, yaitu TB. Muhammad Atharul Milal, enam orang siswa di rawat di rumah sakit antara lain, M. Faisal, M. Revaldy, Ayu Nur Fadilah, M. Dafa, Alifa Balqis dan Siti Wafa, serta satu orang pedagang kritis yaitu Dewi Handayani, dan satu orang sales, Endang.
“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, peristiwa kecelakaan bermula ketika kendaraan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1633 BF melaju dari arah Kadomas, menuju arah Cipacung dengan kecepatan tertentu,” katanya, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga: Hari Bhayangkara Ke-80, Ratusan Anggota Polres Pandeglang Penuhi Alun-alun
Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan SDN Sukaratu 5, kendaraan diduga mengalami hilang kendali. Kemudian bergerak ke arah bahu jalan sebelah kanan (arah Cipacung), yang pada saat itu terdapat aktivitas masyarakat, termasuk pedagang jajanan, serta siswa-siswi yang sedang beristirahat di depan sekolah.
“Kendaraan pertama kali menabrak sepeda motor Honda Revo, yang sedang berhenti di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan kembali melaju dan menabrak sejumlah siswa-siswi yang sedang berada di depan sekolah,” tambahnya.
Akibat dari kejadian tersebut, satu orang siswa SDN Sukaratu 5 mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia, setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Berkah Pandeglang.
Sementara itu, seorang pedagang jajanan, pengendara sepeda motor dan siswa-siswi lainnya mengalami luka-luka, dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
“Seluruh korban luka segera dievakuasi oleh warga, bersama petugas ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, beberapa korban masih dalam perawatan dan observasi oleh tim medis,” pungkasnya.
Lebih lanjut AKP Surya menambahkan, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi kendaraan serta barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan, untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.
Baca Juga: Polres Pandeglang Resmi Luncurkan Unit Reaksi Cepat
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta situasi jalan pada saat kejadian,” tukadnya.
Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menyampaikan, turut belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia.
“Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak sekolah, serta instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada para korban dan keluarga. Mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan, khususnya saat melintas di kawasan rawan seperti lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh pengendara agar lebih waspada. Terutama di area sekolah, yang memiliki aktivitas tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara,” imbuhnya. (mardiana)




























