Jumat, 9 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Oleh Made Nusantara
Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
Rubrik Nasional
Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah kembali meluncurkan Program Magang Nasional (PMN) 2026 dengan skala yang lebih besar serta peningkatan jumlah peserta. Program ini menawarkan uang saku setara gaji berkisar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, bergantung pada upah minimum kabupaten/kota (UMK) lokasi penempatan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, besaran uang saku tersebut disesuaikan dengan standar upah di daerah masing-masing tempat peserta magang bekerja di perusahaan mitra. “Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per bulan tergantung upah minimum Kabupaten/Kota tempat ia bekerja,” ujar Teddy.

Teddy menjelaskan, PMN merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang mulai dijalankan sejak 2025 melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Program ini ditujukan untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi agar lebih cepat terserap ke dunia kerja, termasuk sarjana, penyandang disabilitas, serta peserta dari berbagai latar profesi. “Salah satu PR pemerintah adalah bagaimana lulusan S1 bisa langsung kerja dan mendapat penghasilan,” kata Teddy.

Selain memperoleh penghasilan, peserta akan menjalani masa magang selama enam bulan di perusahaan mitra yang tersebar di sekitar 8.800 perusahaan BUMN maupun swasta di berbagai daerah. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan dari mentor atau pekerja senior untuk meningkatkan keterampilan kerja. “Peserta dilatih dan didampingi oleh mentor agar skill bertambah. Tahun ini juga tidak hanya merekrut lulusan S1, tetapi juga profesi lain dan saudara kita dari difabel,” ujarnya.

Pada 2026, jumlah peserta PMN ditingkatkan menjadi 150 ribu orang, dari sebelumnya 100 ribu peserta pada 2025. Teddy menyebutkan, pelaksanaan tahun pertama menunjukkan hasil positif. Dari 100 ribu peserta, sekitar 30 persen atau 30 ribu orang berhasil direkrut menjadi pegawai tetap setelah menyelesaikan masa magang. Sementara itu, sekitar 30 persen lainnya masih menunggu proses rekrutmen lanjutan dalam dua hingga tiga bulan setelah program.

“Artinya program ini adalah jembatan nyata bagi lulusan untuk dapat langsung bekerja dan memperoleh penghasilan,” ujarnya. Di sisi lain, pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) mengapresiasi peluncuran PMN 2026 yang dinilainya menjawab persoalan utama lulusan baru di Indonesia, yakni sulitnya mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Namun ia mengingatkan agar program ini tidak berhenti pada tahap magang semata. “Ini program bagus, harus diakui. Tapi jangan sampai setelah magang, lapangan kerjanya tidak ada,” ujar Hensa.

Baca Juga: Dasco: Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol Resmi Dirilis

Ia menilai, komunikasi pemerintah dalam menjelaskan program ini sudah cukup jelas, mulai dari jumlah peserta hingga mekanisme pelaksanaan. Namun, menurutnya, hal tersebut juga meningkatkan ekspektasi publik terhadap keberhasilan program. Hensa juga menyoroti tingkat penyerapan tenaga kerja dari peserta angkatan 2025. Meski 30 persen telah terserap menjadi pekerja, ia menilai pemerintah tetap perlu memperhatikan nasib peserta lainnya.

“Jangan angka 30 persen itu dijadikan tepuk tangan, sementara 70 persen lainnya jadi catatan kaki,” katanya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program, termasuk kemungkinan pembukaan angkatan berikutnya serta perluasan peluang kerja bagi peserta.

BeritaTerbaru

1 Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi PPPK Penuh Waktu

1 Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi PPPK Penuh Waktu

Jumat, 9 Okt 2026 08:50 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 9 Okt 2026 08:22 WIB
Dasco: Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol Resmi Dirilis

Dasco: Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol Resmi Dirilis

Kamis, 8 Okt 2026 20:22 WIB
Mulai Tahun 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis

Mulai Tahun 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis

Kamis, 8 Okt 2026 18:52 WIB

Selain itu, Hensa meminta pemerintah memastikan keterlibatan dunia industri benar-benar berjalan efektif, sehingga peserta tidak hanya menjalani magang, tetapi juga memperoleh pengalaman yang dapat meningkatkan peluang kerja. “Jangan sampai peserta hanya jadi anak magang tanpa kejelasan setelahnya,” ujarnya.

Menurutnya, Program Magang Nasional harus dikawal agar tidak hanya kuat dalam angka dan komunikasi publik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja muda. “Jangan sampai program ini hanya gagah di angka, ramai di konferensi pers, tapi di lapangan pesertanya tidak mendapat pekerjaan,” pungkasnya. (rm)

Tags: 5–6 JutaDiperluas Jadi 150 Ribu PesertaProgram Magang Nasional (PMN) 2026Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Komnas HAM Bongkar Tujuh Masalah MBG
Nasional

Komnas HAM Bongkar Tujuh Masalah MBG

Kamis, 8 Okt 2026 18:50 WIB
Pemerintah Subsidi Biaya Haji 2027 Rp 3,2 Juta, Jamaah Lunasi Rata-Rata Rp 23 juta
Nasional

Pemerintah Subsidi Biaya Haji 2027 Rp 3,2 Juta, Jamaah Lunasi Rata-Rata Rp 23 juta

Kamis, 8 Okt 2026 08:37 WIB
Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Ingin Kasus TPPU Lekas Tuntas
Nasional

Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Ingin Kasus TPPU Lekas Tuntas

Kamis, 8 Okt 2026 08:12 WIB
Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK
Nasional

Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK

Kamis, 8 Okt 2026 08:08 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 31 Agustus, Ada di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Kamis 8 Oktober, Cek Lokasinya

Kamis, 8 Okt 2026 07:54 WIB
Mantan Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp346,7 M dan US$440.990
Nasional

Mantan Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp346,7 M dan US$440.990

Rabu, 7 Okt 2026 18:48 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Buntut Kasus Pelecehan di Sekolah ICM, Keluarga Korban Soroti Tanggung Jawab Institusi

Buntut Kasus Pelecehan di Sekolah ICM, Keluarga Korban Soroti Tanggung Jawab Institusi

Rabu, 7 Okt 2026 08:36 WIB
SUKARESMI AGRI FEST 2026 -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menghadiri dan membuka acara Sukaresmi Agri Fest 2026, di Alun-alun Kecamatan Sukaresmi, Senin (5/10/2026). (ISTIMEWA)

Sukaresmi Agri Fest 2026, Bupati Dewi Dorong Peningkatan Sektor Pertanian

Senin, 5 Okt 2026 15:20 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 9 Okt 2026 08:18 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 6 Oktober 2026

Selasa, 6 Okt 2026 07:38 WIB
John Herdman bersama para pemain tim nasional dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. (ISTIMEWA)

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Malam Luar Biasa!

Selasa, 6 Okt 2026 08:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.