SATELITNEWS.COM, TANGSEL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang, mendesak agar KONI Provinsi Banten mengambil alih pelaksanaan Porprov 2026.
Mereka menilai, persiapan oleh Tangsel tidak berjalan sebagaimana mestinya. Mulai dari belum ditetapkannya hari pelaksanaan, pengumuman cabang olahraga yang tidak sesuai jadwal, hingga belum diterimanya peraturan Porprov oleh KONI kabupaten/kota.
Menanggapi desakan tersebut,
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten, Agus Rasyid menegaskan, penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 tetap diselenggarakan oleh tuan rumah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Agus menegaskan, setiap keputusan, termasuk wacana pengambilalihan, harus memiliki dasar yang jelas dan sesuai aturan. Hal itu diungkapkannya, saat menghadiri Pengumuman SK Cabor Porprov Banten 2026, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Kamis (30/4/2026).
Menurut Agus, hingga saat ini persiapan yang dilakukan KONI Tangsel dinilai sudah berjalan dan melalui proses yang panjang. Ia menyebut, berbagai cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan telah melalui kajian, verifikasi, serta pembahasan dalam rapat-rapat, termasuk di tingkat KONI Banten.
“”Kalau menurut saya sih KONI Tangsel sudah siap banget, kan harus ada dalilnya apa, kalau saya melihat semua cabor yang dipertandingkan itu melalui kajian dan verifikasi, mereka bekerja bukan tahun ini loh, dari kemarin melanjutkan program kerja di tahun ini,” ujarnya.
Baca Juga: Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026
Agus juga mengajak semua pihak, untuk tetap berpikir positif terhadap dinamika yang terjadi. Ia menilai, perbedaan pandangan dalam proses persiapan merupakan hal yang wajar dalam sebuah penyelenggaraan event olahraga besar.
“Jadi menurut saya sih sudah diverifikasi melalui kajian, melalui rapat-rapat, dan itu pun di KONI Banten dibahas juga akhirnya, nah harus positif thinking,” jelasnya.
Dirinya tidak menampik, jika adanya dinamika yang terjadi. Namun, Agus optimis Tangsel mampu menjadi tuan rumah Porprov VII Banten 2026, selama seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Optimis, dinamika itu pasti ada. Karena ini bukan kitab suci, dinamika pasti ada, nanti kita bahas, sepanjang itu dalilnya jelas, sepanjang ada alasan sesuai aturan kenapa tidak,” ucapnya.
Ia menambahkan, penambahan cabang olahraga dalam Porprov juga didasarkan pada perkembangan olahraga di tingkat nasional maupun internasional, seperti yang dipertandingkan di ajang Olimpiade dan SEA Games. (eko)
























