Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Akademisi Sebut Sistem Administrasi Pegawai Pemprov Banten Bermasalah

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Rabu, 3 Jun 2026 14:49 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Akademisi Sebut Sistem Administrasi Pegawai Pemprov Banten Bermasalah

MENYAPA PEGAWAI : Gubernur Banten Andra Soni menyapa pegawai dilingkungan Pemprov Banten. Hingga saat ini, masih banyak jabatan eselon II, III, dsn IV dibiarkan kosong dan belum dilakukan rotasi, mutasi, dan promosi. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Banyaknya kekosongan jabatan eselon II, III, dan IV dilingkungan Pemprov Banten, mendapat perhatian serius pengamat kebijakan publik Ikhsan Ahmad.

Dia menilai, persoalan itu terjadi akibat adanya masalah dalam sistem administrasi kepegawaian di Banten.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini menilai, kekosongan jabatan eselon II, III, dan IV di Pemprov Banten bukan sekadar masalah administrasi kepegawaian, melainkan cerminan terganggunya saluran komunikasi kebijakan dari perencana hingga pelaksana di lapangan.

“Ketika jabatan kunci kosong dan hanya diisi pelaksana tugas, maka pesan pembangunan, arahan strategis, dan akuntabilitas publik mengalami distorsi,” katanya, Rabu (3/6/2026).

Terkait hal itu, Ikhsan menyoroti dugaan kuat adanya dugaan praktik jual beli jabatan atau titip menitip pejabat dilingkungan Pemprov Banten. Persoalan itu, menjadi preseden buruk bagi sistem pemerintahan, karena melegalkan budaya nepotisme.

“Tetapi, yang lebih parah, isu jual beli jabatan dan titip menitip menandakan rusaknya kepercayaan internal ASN terhadap merit sistem. Padahal, manajemen talenta yang sehat justru membutuhkan transparansi dan keterbukaan informasi sebagai fondasi utamanya,” tambahnya.

Baca Juga: Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Ikhsan membaca, dalam jangka panjang persoalan tersebut bisa menggerus kredibilitas pegawai, karena disuguhi dengan transaksinal jabatan. Sehingga, para pegawai akan malas melakukan inovasi karena tidak akan berdampak terhadap jenjang karir mereka.

“Jika sinyal ini terus diabaikan, yang terjadi bukan hanya kegaduhan, tetapi matinya inovasi karena pejabat yang ditempatkan tidak lagi berpikir tentang dampak program, melainkan tentang balas budi,” ujarnya.

BeritaTerbaru

MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Rombongan Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 07:39 WIB

“Dampak jangka panjang dari praktik ini sangat sistemik. Roda pemerintahan pasti terganggu karena terjadi mismatch antara kompetensi pejabat dan tupoksinya. Budaya birokrasi yang berbasis transaksi akan menjadi virus yang melumpuhkan reformasi birokrasi,” sambungnya.

Budaya nepotisme itu, tambahnya, akan menjadi racun dan bumerang bagi kepala daerah dan sistem pemerintahan di Pemprov Banten untuk kedepannya. Karena disadari atau tidak, idealisme pegawai akan tergerus habis oleh tontonan amoral tersebut.

“Merit sistem akan mati di atas kertas, sementara ASN kompeten akan frustasi dan memilih hengkang atau ikut-ikutan main politik balas budi,” tandasnya.

“Kepala daerah yang membiarkan ini, entah karena tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, sebenarnya sedang membangun bom waktu bagi kepemimpinannya sendiri,” timpalnya.

Baca Juga: Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Ikhsan memberi pesan kepada Pemprov Banten, agar seleksi pejabat melibatkan berbagai unsur, tidak hanya seperti yang sudah dilakukan sekarang, khususnya keberadaan pers. Tindakan itu harus dilakukan, guna memastikan profesionalisme semua tahapan seleksi.

“Tidak ada alasan untuk membiarkan kekosongan berkepanjangan atau praktik titip menitip. Pemimpin yang kuat harus berani membuka ruang dialog dengan DPRD, BKD, dan insan pers untuk mengumumkan jadwal pengisian jabatan secara terbuka. Manajemen talenta harus dipublikasikan, bukan dirahasiakan,” paparnya.

Ikhsan mengatakan, Gubernur Banten Andra Soni harus bisa menunjukkan kewenangannya sebagai kepala daerah dan pembina kepegawaian. Momentum itu harus bisa dijadikan untuk merubah sistem birokrasi di Banten agar lebih dewasa dan berdasarkan kemampuan bukan kedekatan atau uang.

“Jika ada indikasi balas budi politik, itu justru kontraproduktif karena akan merusak legacy kepala daerah. Saran saya, segera isi semua kekosongan dengan proses yang transparan, libatkan pengawasan publik, dan beri sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti main transaksi,” tukasnya.

“Karena pada akhirnya, rakyat Banten tidak peduli siapa pejabatnya, yang mereka pedulikan adalah pelayanan publik yang cepat, murah, dan berpihak pada mereka,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Belum terselesaikannya persoalan kekosongan jabatan eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov Banten disikapi serius DPRD Banten. Lembaga ini mendesak agar Gubernur Banten segera menyelesaikan persoalan tersebut dan meminta agar tidak ada titip menitip jabatan.

Diektahui saat ini ada lima jabatan eselon III yang kosong, ditambah dengan pensiunnya Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Agus Setiyadi dan meninggalnya Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Erwin Syafrudin menambah deretan kekosongan jabatan eselon III.

Sedangkan kekosongan jabatan eselon II yang semula hanya untuk posisi Kepala Dinas Pertanian, kini bertambah dengan pensiunnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten Tri Nurtopo, dan berakhirnya tugas Kepala Biro Hukum Setda Banten Hadi Prawoto menyebabkan tiga jabatan mengalami kekosongan.

Selain jabatan struktural, kekosongan juga terjadi untuk jabatan fungsional, dimana hingga akhir tahun 2026 ini ada lebih dari 360 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun dan menyebabkan terjadi pengurangan struktur pegawai di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Anggota Komisi I DPRD Banten Anton Haerul Samsi mendedak agar Pemprov Banten segera mengisi kekosongan jabatan tersebut agar tidak mengganggu roda pemerintahan dan sistem birokrasi. Oleh karena, banyak pegawai yang pensiun dan meninggalkan kekosongan jabatan.

“Ini kan sudah lama terjadi kekosongan, harusnya diselesaikan dengan segera agar tidak mengganggu roda pemerintahan dan sistem birokrasi. Jangan dibiarkan terlalu lama seperti sekarang,” katanya, Selasa (2/6/2026). (adib)

Tags: akademisipemprov bantenSistem Administrasi Kepegawaian
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
ASN Pemkab Lebak, sedang mengikuti apel pagi. (ISTIMEWA)
Banten Region

Nasib 3.508 PPPK Paruh Waktu Lebak Menggantung

Selasa, 8 Sep 2026 20:08 WIB
PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
MEMBERIKAN INFORMASI : Pemateri acara workshop anti hoax, menyampaikan materi perbedaan informasi sebenarnya dengan berita hoax. (ISTIMEWA)
Banten Region

Penguatan Literasi, Pemprov bersama ICN Banten Antisipasi Penyebaran Hoax

Selasa, 8 Sep 2026 18:34 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Jumat, 4 Sep 2026 07:48 WIB
Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli

Inter Milan Lanjutkan Tren Positif, Bungkam Napoli

Minggu, 6 Sep 2026 17:14 WIB
Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Jumat, 4 Sep 2026 07:30 WIB
Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.