SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kebakaran melanda sebuah gerai Indomaret di Jalan Raya M Toha, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026) dini hari. Api yang diduga berasal dari ledakan freezer menghanguskan satu lokal toko dan memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.50 WIB. Warga yang melihat kobaran api langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.00 WIB dari seorang warga bernama Ilham.
“Begitu laporan masuk, tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Andia saat dikonfirmasi SatelitNews.Com. Tim gabungan dari UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas serta Mako BPBD Kota Tangerang langsung menuju lokasi kejadian. Sebanyak 25 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Rinciannya, 10 personel berasal dari UPT Damkar Cibodas dan 15 personel dari Mako BPBD Kota Tangerang. Selain itu, sembilan unit kendaraan pemadam kebakaran juga dikerahkan, terdiri dari tiga unit UPT Cibodas dan enam unit dari Mako BPBD Kota Tangerang.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.20 WIB. Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga dipicu oleh freezer yang mengalami gangguan hingga menimbulkan ledakan dan memicu api.
“Dugaan sementara berasal dari freezer yang mengalami gangguan hingga memicu kebakaran. Kami masih melakukan pendataan dan koordinasi terkait penyebab pastinya,” ujar Andia. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh karyawan serta warga sekitar berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Meski demikian, satu lokal toko mengalami kerusakan akibat kebakaran. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait besaran kerugian yang ditimbulkan. Andia mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik, terutama perangkat yang beroperasi selama 24 jam. “Kami mengingatkan agar peralatan elektronik, khususnya yang beroperasi selama 24 jam, dilakukan pemeriksaan secara berkala untuk mengantisipasi risiko kebakaran,” pungkasnya. (ari)
