SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Timnas Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Jude Bellingham cs lolos setelah mengalahkan Norwegia 2-1 via extra time.
Babak perempatfinal Piala Dunia mempertemukan Norwegia vs Inggris. Pertandingan digelar di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB.
Norwegia unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup, sebelum disamakan Jude Bellingham sebelum turun minum. Skor 1-1 tetap tak berubah hingga babak kedua berakhir. Jude Bellingham jadi pahlawan Inggris di babak tambahan lewat gol keduanya ke gawang Norwegia. Tim Tiga Singa menang 2-1.
Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke semifinal Piala Dunia 2026. Pasukan Thomas Tuchel menunggu pemenang antara Argentina vs Swiss.
Brace ke gawang Norwegia membuat Bellingham kini sudah mengoleksi 6 gol di Piala Dunia 2026. Jumlah golnya menyamai torehan kapten Timnas Inggris Harry Kane.
Lebih hebatnya lagi, seluruh gol Bellingham dicetak dari permainan terbuka alias non penalti. Opta mencatat, gelandang berusia 23 tahun itu menyamai rekor Gary Lineker (6 gol) di Piala Dunia
1986 sebagai pemain Inggris paling banyak mencetak gol dari open play di turnamen mayor.
Baca Juga: Pemain Lawan Kena Kartu Merah, Argentina Kalahkan Swiss
Bellingham juga jadi pemain termuda kedua dalam sejarah yang mencetak 2 gol atau lebih dalam 2 laga beruntun di fase knock out Piala Dunia. Dia hanya kalah muda ketimbang legenda Brasil Pele yang melakukannya di usia 17 tahun pada 1958.
Kapten Inggris Harry Kane mengungkap timnya belum tampil dalam performa terbaik saat mengalahkan Norwegia. Tiga Singa menang karena Jude Bellingham mampu bikin perbedaan.
Kapten Inggris, Harry Kane, mengakui duel melawan Norwegia sulit. Apalagi, laga ini digelar dalam kondisi cuaca yang sangat panas.
Kane menilai Inggris belum mencapai penampilan terbaik. Ia mengungkap Inggris menang berkat Jude Bellingham yang mampu bikin perbedaan. “Pertandingan yang berat. Panas, benar-benar brutal.
Lebih sulit daripada Meksiko. Ini bukan penampilan terbaik kami. Saya mengatakan bahwa kami memiliki level yang lebih tinggi yang bisa kami capai dan saya masih merasa kami belum mencapai level itu, tetapi kami memiliki pemain-pemain yang bisa memenangkan pertandingan,” ujar Kane dikutip dari BBC.
Dalam laga tersebut, Erling Haaland mati kutu saat Norwegia kalah dari Inggris. Haaland cuma bikin satu tembakan ke arah gawang sepanjang laga.
Baca Juga: Kalahkan Belgia 2-1, Spanyol Melaju ke Semifinal
Haaland tak mampu bikin banyak peluang. Dikutip dari WhoScored, Haaland cuma bikin dua tembakan di laga ini dengan satu mengarah ke gawang. Satu-satunya shot on target Haaland adalah sundulan yang mengarah ke Jordan Pickford di babak pertama.
Pengawalan ketat terutama dari Marc Guehi dan Ellot Anderson bikin Haaland tak leluasa. Ia juga tak banyak dapat suplai bola.
Tak sekadar tumpul, Haaland juga jadi biang keladi dianulirnya gol Norwegia di awal babak kedua. The Vikings sempat bikin gol kedua di menit ke-55 dari Torbjorn Heggem.
Gol itu lahir dari kemelut hasil dari sepak pojok. Gol Heggem dianulir usai VAR melakukan intervensi karena Haaland melakukan dorongan ke Elliot Anderson.
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, yang melihat Haaland buntu menariknya keluar usai Norwegia tertinggal. Ia digantikan oleh Jorgen Strand Larsen di menit ke-106. Meski pergantian itu juga tak mengubah papan skor.
Kapten Norwegia, Martin Odegaard, mengungkap kekalahan atas Inggris begitu menyakitkan karena timnya sudah berusaha memberikan yang terbaik. Pemain Arsenal ini menilai Norwegia kalah hanya karena tidak beruntung. Ia juga menyebut keputusan wasit turut mempengaruhi hasil laga ini.
”Ini sulit. Saya merasa kami sudah sangat dekat. Kami melakukan yang terbaik, mungkin kami bermain bertahan di babak pertama tetapi mereka tidak melakukan apa pun dan kami unggul. Kemudian kami kebobolan dua gol mudah dan tidak mendapat banyak bantuan dari wasit.Detail kecil yang tidak menguntungkan kami. Kami sedikit kurang beruntung,” ujar Odegaard dikutip dari BBC. (dm)




























