SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) Pandeglang berjalan sukses, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, kembali menggelar Rapat terbatas (Ratas) sekaligus meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang, Jumat (24/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Bupati Dewi Setiani menekankan, agar seluruh persiapan pelaksanaan MPLS dilakukan secara matang, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, tenaga pendidik, asrama, hingga kebutuhan konsumsi bagi para siswa.
“Di rapat ini, kami ingin semua menyampaikan progres, karena Sekolah Rakyat ini merupakan program Bapak Presiden yang harus kita sukseskan bersama,” ungkap Bupati Dewi Setiani, Jumat (24/7/2026).
Bupati juga, meminta seluruh pihak yang terlibat untuk terus melakukan koordinasi dan memastikan tidak ada kebutuhan siswa yang terlewat.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
Sementara, Kasatker Prasarana, Astri Paramita, menyampaikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang, saat ini telah mencapai 66 persen. Pihaknya optimistis, pembangunan akan rampung 100 persen pada Agustus 2026.
Baca Juga: Ratusan Warga Desa Kaduengang Pandeglang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis
“Untuk mengejar target, kami terus melakukan percepatan progres. Bahkan, kami sudah menambah tenaga kerja dan jam kerja,” ujarnya.
Meski pembangunan secara keseluruhan masih dalam proses, Astri memastikan pelaksanaan MPLS bagi calon siswa Sekolah Rakyat tetap akan dilaksanakan pada 31 Juli 2026 mendatang. Hal tersebut, karena sarana dan prasarana utama yang akan digunakan oleh para siswa telah tersedia.
“Gedung SD, SMP, dan SMA sudah rampung. Meja belajar juga sudah tersedia. Untuk asrama juga sudah selesai, sudah ada tempat tidur, kasur, dan lemari,” jelasnya.
Kepala Sekolah Rakyat Pandeglang, Siwi Astuti, menjelaskan bahwa pihaknya terus mematangkan berbagai persiapan, baik terkait peserta didik maupun proses kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, sebanyak 480 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA akan mengikuti MPLS Sekolah Rakyat Pandeglang.
“Untuk siswa SD memang masih kurang sedikit, tetapi kami pastikan pada saat MPLS jumlahnya akan terpenuhi,” tutur Siwi.
Baca Juga: Resmi Dilantik, Karang Taruna Pandeglang Segera Konsolidasi Hingga Tingkat Desa
Ia menambahkan, dalam mendukung proses pembelajaran dan pembinaan siswa, saat ini telah disiapkan 37 guru tamu.
Namun, masih terdapat kekurangan empat guru. Selain itu, telah disiapkan 13 wali asuh dan dua wali asrama.
“Kami terus melakukan persiapan, agar seluruh kebutuhan siswa dapat terpenuhi dan pelaksanaan MPLS berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Rapat ini juga dihadiri Anggota Komisi I DPR-RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Rizki menilai hadirnya SR di Pandeglang sangat tepat, karena Kabupaten Pandeglang sangat membutuhkan dukungan penuh salah satunya bidang pendidikan.
“Warga pandeglang mayoritas petani dan nelayan, mereka terkadang terkendala ekonomi untuk biaya sekolah anak nya, disinilah uluran tangan kita dibutuhkan,” ungkapnya.
Dengan hadirnya SR, Rizki mengungkapkan, pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan pendidikan bagi masyarakat sehingga tidak ada lagi anak putus sekolah.
“Harus diawasi bersama, dan dilaksanakan sebaik baiknya, kita sukseskan progran bapak Presiden Prabowo,” tandasnya. (mardiana)

















