SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui lomba inovasi menu olahan ikan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7), pemerintah daerah tidak hanya mengampanyekan pentingnya pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya produk olahan ikan bernilai ekonomi.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan ikan merupakan sumber pangan yang kaya manfaat bagi kesehatan. Selain mengandung protein tinggi, ikan juga kaya akan asam lemak omega-3, vitamin D dan B2, serta berbagai mineral penting seperti kalsium, zat besi, seng, dan yodium. Di sisi lain, harga ikan relatif lebih terjangkau dibandingkan daging merah maupun ayam.
“Ikan tentunya banyak sekali manfaatnya untuk tubuh ketika dikonsumsi, seperti menjaga kesehatan jantung, mendukung perkembangan dan fungsi otak, memperkuat tulang, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” kata Intan Nurul Hikmah kepada Satelit News, Kamis (30/7).
Perempuan yang akrab disapa Teh Intan itu mengimbau masyarakat agar mengolah ikan dengan cara yang sehat, seperti dikukus, dibakar, atau dimasak berkuah.
Menurutnya, cara tersebut dapat membantu mempertahankan kandungan gizi alami ikan sekaligus menghindari tambahan lemak jenuh yang berlebihan.
“Untuk mempertahankan kandungan nutrisi dalam ikan, ikan juga harus diolah dengan baik dan benar sehingga protein dan vitamin yang ada dapat terserap oleh tubuh. Yang terpenting, dapat menghindari tambahan lemak jenuh yang berlebihan,” ujarnya.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Ia menjelaskan, melalui Dinas Perikanan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan. Lomba inovasi menu olahan ikan menjadi salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kegiatan ini merupakan langkah terpadu Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas, sekaligus mendukung program prioritas daerah dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta ditantang menghadirkan berbagai inovasi olahan ikan tanpa mengurangi kandungan gizinya. Beragam produk seperti bakso ikan, otak-otak, pepes beku (frozen), hingga abon ikan diharapkan mampu menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.
“Ke depan, para pelaku UMKM ini juga akan dibekali keahlian digital marketing agar produknya dapat dipasarkan lebih luas, serta diharapkan mampu membagikan pengetahuannya kepada para kader kesehatan di tingkat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, mengatakan lomba tersebut diikuti 40 pelaku usaha yang tergabung dalam 20 kelompok. Para peserta merupakan perwakilan desa kolaborasi pengentasan kemiskinan ekstrem, desa mandiri pangan, kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklasar), hingga desa peserta Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir berbagai inovasi menu ikan yang menarik dan bervariasi untuk dikonsumsi keluarga. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi media edukasi bahwa ikan bukan hanya sumber protein berkualitas, tetapi juga komoditas ekonomi yang mampu memberikan nilai tambah,” ujar Rudi.
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
Menurutnya, pengenalan dan peningkatan konsumsi ikan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencetak generasi yang lebih sehat dan berkualitas. Dengan melimpahnya potensi perikanan daerah, inovasi menu olahan ikan diyakini mampu meningkatkan minat konsumsi ikan pada anak, mencegah stunting, memenuhi kebutuhan gizi, sekaligus mendukung perkembangan otak secara optimal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mulai memperkenalkan dan membiasakan mengonsumsi ikan, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih cerdas,” tutupnya. (alfian/aditya)
























