SATELITNEWS.COM, LEBAK – Secercah harapan mulai menyelimuti ratusan penyintas banjir bandang Cigobang, Kecamatan Lebakgedong. Setelah bertahun-tahun menunggu kepastian, akses menuju lokasi hunian tetap (huntap) kini hampir sepenuhnya siap digunakan. Pekerjaan pengerasan jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten disebut tinggal menyisakan tahap akhir.
Keberadaan jalan tersebut menjadi salah satu prasyarat penting sebelum pembangunan rumah permanen bagi korban bencana dapat dimulai. Dengan kondisi akses yang hampir selesai, masyarakat berharap tidak ada lagi alasan untuk menunda realisasi pembangunan Huntap. Saat ini terdapat 221 kepala keluarga korban banjir bandang dan tanah longsor menempati rumah yang tidak layak huni.
Salah seorang perwakilan warga, Zaenudin, mengaku bersyukur karena pengerjaan jalan yang sempat terhenti kini kembali berjalan hingga mendekati penyelesaian. Menurutnya, percepatan pembangunan akses tersebut menjadi kabar yang telah lama dinantikan para penyintas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Banten dan semua stakeholder yang telah membantu mempercepat pembangunan jalan menuju lokasi Huntap. Dengan akses yang semakin baik, kendaraan pengangkut material nantinya bisa masuk tanpa kendala,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan perkembangan di lapangan, kata Zaenudin, progres pengerasan jalan diperkirakan sudah mencapai sekitar 90 persen. Bahkan, pihak pelaksana menyampaikan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Ia menilai rampungnya akses jalan menjadi momentum penting agar pembangunan hunian tetap segera direalisasikan. Pasalnya, berbagai tahapan pendukung yang sebelumnya menjadi kendala kini telah diselesaikan.
“Kalau jalannya sudah selesai, berarti tidak ada lagi hambatan infrastruktur. Kami berharap pembangunan Huntap bisa segera dimulai sehingga masyarakat yang menjadi korban banjir bandang dapat memiliki rumah yang layak dan aman,” katanya.
Baca Juga: Hujan Mulai Rajin Mengguyur Lebak, Warga Diminta Siaga
Zaenudin juga meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) segera menindaklanjuti pembangunan Huntap. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyelesaikan kewajibannya, mulai dari pematangan lahan hingga pembangunan akses jalan. “Harapan kami sederhana, pembangunan rumah segera dimulai. Kami sudah terlalu lama menunggu sejak bencana terjadi,” ucapnya.
Sementara, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, membenarkan bahwa pekerjaan pengerasan jalan menuju lokasi Huntap hampir selesai. Ia menjelaskan, setelah akses tersebut rampung, tahapan berikutnya merupakan kewenangan Kementerian PKP yang akan melaksanakan pembangunan hunian tetap bagi para penyintas banjir bandang Cigobang. “Kami berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat yang terdampak bencana segera memperoleh hunian yang permanen dan layak huni,” singkatnya.(mulyana)




















