SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Tumpukan eceng gondok dan sampah kemasan makanan masih terlihat di kawasan Situ Tujuh Muara atau Situ Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kondisi tersebut mendorong puluhan anggota komunitas dan organisasi kepemudaan turun langsung membersihkan kawasan perairan tersebut pada Sabtu (8/8).
Melalui kegiatan operasi bersih, para peserta mengangkut sampah dari sejumlah titik di kawasan situ. Dari kegiatan tersebut, sedikitnya empat ton sampah berhasil dikumpulkan.
“Sampah yang terkumpul total sekitar empat ton ada,” ujar Dewan Pembina Organisasi Kepemudaan Ganespa, Nurhafiz Fidon Kholis, Minggu (9/8).
Menurut dia, persoalan kebersihan Situ Pamulang tidak cukup hanya ditangani melalui kegiatan bersih-bersih. Penataan kawasan sempadan situ juga dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.
Fidon meminta Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan yang berdiri di sekitar sempadan situ. Pasalnya, sejumlah bangunan tersebut digunakan sebagai warung yang berdiri di kawasan yang semestinya menjadi ruang terbuka sekaligus bagian dari ekosistem perairan.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 10 Agustus 2026, Di Sini Lokasinya
“Jangan sampai kawasan yang seharusnya menjadi ruang terbuka dan bagian penting dari ekosistem justru dipenuhi warung-warung liar,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat terkait menindaklanjuti apabila ditemukan indikasi aktivitas yang melanggar ketentuan di kawasan tersebut, termasuk dugaan adanya kegiatan karaoke maupun penjualan minuman keras.
“Apalagi jika benar terdapat aktivitas karaoke maupun penjualan minuman keras yang tidak sesuai dengan ketentuan, tentunya harus menjadi perhatian serius aparat terkait,” katanya.
Selain mendorong penataan kawasan, Fidon mengajak masyarakat khususnya warga Pamulang, ikut menjaga kebersihan Situ Tujuh Muara. Menurutnya, keberadaan komunitas saja tidak akan cukup untuk menjaga kawasan perairan tersebut dalam jangka panjang.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Muchlis Sahlan mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemuda terhadap keberlangsungan ekosistem Situ Pamulang. Menurutnya, kegiatan pembersihan kawasan ruang terbuka hijau di sekitar situ penting dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi lingkungan tetap terjaga.
“Kegiatan bersih-bersih kawasan ruang terbuka hijau di Situ Pamulang ini sangat bermanfaat guna mempertahankan kelestarian dan ekosistem di lingkungan Setu Pamulang. Kegiatan ini berjalan berkat kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Pamulang dengan Ganespa beserta OKP lainnya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut guna menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya.
Baca Juga: Pindah Haluan, 18 Kader Eks Perindo Gabung PSI Tangsel
Diketahui, operasi bersih tersebut diprakarsai Ganespa dengan melibatkan Karang Taruna Kecamatan Pamulang, Bale Betawi Rewang, Pelopor, serta sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas pecinta alam. Sejumlah komunitas yang ikut ambil bagian di antaranya Ranita, Samastha Bawana, Mapala WDH, Irmapala, Dupala, Moonpala, Stripala, Campala, Pasispala, Gasakpala, Lataspala, Sacapala, Baznas Tangsel, Nine Forest Linmas Satpol PP, dan Green Adventure. (eko)

















