SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Polisi menyelidiki video viral di media sosial (medaos) yang memperlihatkan seorang pria diduga membawa benda menyerupai senjata api (senpi) di sekitar Jalan Raya Parung-Ciputat, dekat Flyover Gaplek arah Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan investigasi awal terkait rekaman yang beredar di media sosial tersebut.
“Dari Polres Tangerang Selatan sudah kita cek, kita lakukan upaya investigasi, nanti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
“Segera mungkin kalau sudah ada hasilnya nanti Polres Tangerang Selatan beserta Polsek yang terlibat akan menyampaikan lebih lanjut,” lanjut Boy.
Menurut dia, polisi masih mendalami identitas pria dalam video tersebut. Aparat juga belum dapat memastikan benda yang dibawa pria tersebut merupakan senjata api. Polisi belum mau menyimpulkan benda tersebut merupakan senjata api sebelum hasil penyelidikan diperoleh.
“Masih kita identifikasi apakah benar itu senjata api atau senjata lainnya,” katanya.
Baca Juga: Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Tiga Senjata Api
Dalam video yang diunggah sejumlah akun media sosial, terlihat seorang pria mengenakan topi putih berdiri di balik sebuah tembok. Pria tersebut tampak memegang benda yang bentuknya menyerupai senjata api dan mengarahkannya ke bawah.
Pria itu juga terlihat sesekali mengintip ke arah balik tembok tempatnya berdiri. Sementara itu, aktivitas kendaraan di Jalan Raya Parung-Ciputat di sekitar lokasi tampak tetap berlangsung cukup padat. Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan terlihat menoleh ke arah aktivitas pria tersebut.
Boy juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan suatu kejadian hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.
Dia mengajak masyarakat untuk lebih bijak saat merekam, mengunggah, maupun menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
“Himbauan dari saya kita mengajak seluruh elemen masyarakat secara utuh terutama di Tangsel agar bijak dalam menggunakan media sosial, perhatikan betul apakah informasi yang disampaikan itu benar biar tidak terjadi persepsi yang salah di mata masyarakat ataupun dalam penyampaian lainnya jangan menyimpulkan,” pungkasnya. (eko)




















