SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengukuhkan 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang Selatan Tahun 2026 pada Sabtu (15/08/2026). Mereka siap menjalankan amanah dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Putra-putri terpilih dari berbagai sekolah menengah di Kota Tangerang Selatan tersebut merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan pada Maret hingga April 2026 oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan.
Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibraka menjalani Pemusatan Pelatihan Calon Paskibraka pada 3–18 Agustus 2026 di Hotel Marilyn Serpong sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 RI.
Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pemberian amanah dan kepercayaan kepada generasi muda untuk menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pusaka.
Tugas yang diemban Paskibraka menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, sehingga harus dilaksanakan dengan penuh rasa hormat, disiplin, dan tanggung jawab.
“Tugas Paskibraka melambangkan perjuangan dan pengorbanan pahlawan. Anggota Paskibraka dituntut menjadi teladan dengan menjaga disiplin, integritas, dan semangat persatuan, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Benyamin.
Baca Juga: Berawal dari Teguran Soal Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka Penganiayaan
Mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, para anggota Paskibraka juga didorong untuk terus mempersiapkan diri sebagai generasi penerus dan estafet kepemimpinan bangsa di masa depan.
Benyamin berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjauhi berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan tawuran, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, apresiasi disampaikan kepada para pelatih dan orang tua yang telah memberikan dedikasi, dukungan, dan pendampingan selama proses seleksi hingga pelatihan berlangsung.
“Jauhi perilaku negatif seperti narkoba dan tawuran, serta bijaklah dalam menggunakan media sosial. Kalian adalah estafet kepemimpinan bangsa yang harus terus mempersiapkan diri untuk masa depan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Benyamin. (gatot)


















