SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sejak pukul 07.00 WIB, suasana di Jalan Raya Sindang Jaya, Kampung Pondok RT 03/03, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (15/8/2026), dipenuhi semangat gotong royong. Sebanyak 175 personel dari berbagai unsur turun langsung membersihkan sungai sebagai bagian dari karya bakti (karbak) menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang digelar jajaran Kodim 0510/Tigaraksa tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta masyarakat. Mereka bahu-membahu melakukan pembersihan dan normalisasi lingkungan sungai.
Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari membersihkan tanaman eceng gondok, memangkas ranting pohon, membabat rumput di sisi kanan dan kiri sungai, hingga mengangkut sampah.
Kasilog Korem 052/Wijayakrama, Letkol Inf Daniy, mengatakan karya bakti tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kebersihan sungai bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini harus dibangun melalui kolaborasi dan kepedulian bersama,” kata Letkol Inf Daniy.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 RI tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: Festival Kuliner UMKM Rajeg Ditutup Meriah, Kelapa Mini Jadi Sorotan
Sementara itu, Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf Windra Sanur menegaskan bahwa karya bakti menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong. TNI bersama pemerintah dan masyarakat bersinergi menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai, agar tetap bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan,” ujar Mayor Inf Windra Sanur.
Untuk mendukung kegiatan, berbagai sarana dikerahkan. Di antaranya satu unit ekskavator dari UPTD Lingkungan Hidup, dua mobil sampah, dua gerobak sampah, lima mesin rumput, serta peralatan manual berupa cangkul, garpu tanah, golok, sabit, keranjang, dan karung.
Camat Sindang Jaya, Galih Prakosa, menilai keterlibatan berbagai unsur menunjukkan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan kerja bersama.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Ketika TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak bersama, persoalan kebersihan lingkungan dapat ditangani secara lebih cepat dan terarah,” ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Ujat S., menekankan pentingnya menjaga kondisi sungai setelah kegiatan pembersihan selesai.
Baca Juga: HUT RI ke-81 di Panongan Meriah, Wabup Tangerang Ungkap Pesan Penting untuk Warga
“Yang lebih penting setelah sungai dibersihkan adalah bagaimana masyarakat bersama-sama mempertahankan kondisinya agar tidak kembali dipenuhi sampah maupun tanaman liar,” ucapnya.
Keterlibatan warga pun mendapat apresiasi. Salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku senang melihat aparat dan pemerintah turun langsung membersihkan sungai.
“Kami tentu senang karena sungai menjadi lebih bersih. Harapannya setelah ini warga juga ikut menjaga dan tidak membuang sampah ke sungai,” tutur warga.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 70 personel TNI, 10 anggota Polri, dan 30 warga Desa Sindang Panon turut terlibat. Selain itu, kegiatan juga melibatkan unsur Komcad, KKRI, SWK, Bakorkomwil Dim 0510/Tigaraksa, FKPPI, PPM, Banser, dan Kokam, serta unsur pemerintah daerah.
Jajaran Danramil 01 hingga 14 Panongan dan sejumlah pejabat terkait turut hadir menyaksikan kegiatan. Di antaranya unsur Kecamatan Sindang Jaya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Kapolsek Pasar Kemis, Puskesmas Sindang Jaya, perangkat Desa Sindang Panon, serta unsur masyarakat.
Kegiatan karya bakti berlangsung tertib dan aman. Pembersihan sungai tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan semangat HUT ke-81 RI melalui kerja nyata, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan budaya gotong royong di tengah masyarakat. (aditya)


















