SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Warga Kampung Kadulawang RT/RW 002/003, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, dihebohkan dengan peristiwa kebakaran disebuah rumah kosong milik Opan Mustofa, Minggu (23/8/2026) sekira pukul 13.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat petugas keamanan Dinas Sosial (Dinsos) Asep Sopiyani, sesudah sholat dzuhur hendak makan ke depan kantor Dinsos.
Sontak ia kaget, ketika melihat kobaran api dan kepulan asap dari rumah samping Kantor Dinsos, diketahui milik Opan Mustofa, yang sudah kosong sejak tahun 2022 lalu.
“Saya langsung menelepon petugas Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, dan menghubungi pihak kepolisian,” kata Asep, Minggu (23/8/2026).
Sekitar Pukul 13.50 WIB, katanya, petugas Damkar dan pihak kepolisian tiba di lokasi terjadinya kebakaran.
Saat itu, kobaran api telah menyebar di seluruh rumah milik Opa, dan merambat ke Rumah Makan (RM) Saung Abah milik Hj. Ai Lely dan sedikit menjalar ke atap rumah milik Oki Bagus Setiadi, yang posisi rumahnya sedang kosong.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Sekitar pukul 15.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar dibantu oleh Kepolisian, serta warga sekitar,” tambahnya.
Pembina Boedak Saung Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam kejadian tersebut.
Namun, taksiran kerugian material rumah milik Opa Mustofa kerugian ± Rp. 200 Juta. Rumah Makan milik Hj. Ai Lely ditaksir mengalami kerugian ± Rp.20 Juta, dan rumah milik Oki Bagus Setiadi ditaksir mengalami kerugian ± Rp.5 Juta.
“Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran itu, namun pemilik rumah menyatakan, kejadian kebakaran ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan tidak akan meminta identifikasi dari pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD-PK Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendinginan dilokasi kejadian. Semoga tidak dibarengi dengan hembusan api lagi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya, terlebih di musim kemarau ini. Karena, pemicu terjadinya kebakaran sangat banyak, salah satunya puntung rokok, bakaran bara api dan lain-lain,” pungkasnya.
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
Ditambahkannya, pihaknya juga secara intensif meningkatkan koordinasi dengan para pihak terkait, termasuk pihak TNI/Polri, serta aparatur desa dan kecamatan. (mardiana)
























