SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, kembali terlihat dalam pelaksanaan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII, di wilayah Kodim 0601/Pandeglang.
Pembangunan jembatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pedesaan.
Bersama masyarakat, personel TNI Kodim 0601/Pandeglang melaksanakan kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Cidilem, di Kampung Sudimara, Desa Curuglanglang, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama masyarakat bekerja sama dan bahu membahu melaksanakan pengadaan, serta pengangkutan material yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan gantung.
Kegiatan dilakukan secara gotong royong, sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana penghubung di wilayahnya.
Jembatan Gantung Sungai Cidilem tersebut, memiliki panjang 50 meter persegi dan direncanakan menjadi akses penghubung antara Kampung Sudimara dengan Kampung Curug Sudimara.
Baca Juga: Tanam Melon, Jajaran Koramil 0103/Banjar Dampingi Poktan Desa Bandung Pandeglang
Jembatan ini nantinya, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari.
Diketahui, pembangunan jembatan mulai dilaksanakan pada 8 September 2026. Hingga kini progres pembangunan telah mencapai 1,70 persen lebih.
Adapun pekerjaan yang sedang dilaksanakan, meliputi pembersihan lahan dan pengadaan material sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan.
Dalam proses pengadaan material, terlihat personel TNI bersama masyarakat saling membantu dan bekerja secara bersama-sama. Material yang telah tersedia, dipersiapkan dan dipindahkan menuju lokasi pembangunan, untuk mendukung kelancaran pekerjaan pada tahapan berikutnya.
Kebersamaan tersebut, menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan tidak hanya membutuhkan dukungan teknis, tetapi juga partisipasi masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang dilakukan bersama diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap pembangunan yang nantinya akan memberikan manfaat bagi warga.
Baca Juga: Tinjau Ruas Jalan Saninten – Banyumundu, Bupati Dewi: Untuk Percepat Akses Masyarakat
Pelaksanaan pembangunan melibatkan 3 orang personel TNI, 4 orang pekerja, 1 orang teknisi dan 12 orang masyarakat, dengan total 20 orang yang terlibat dalam kegiatan.
Keterlibatan masyarakat sebanyak 12 orang, menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Warga secara langsung, turut membantu berbagai pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan arahan teknis, sehingga proses persiapan pembangunan dapat dilaksanakan secara bersama-sama.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII ini, memiliki arti penting bagi masyarakat Kampung Sudimara dan Kampung Curug Sudimara. Dengan adanya jembatan tersebut nantinya, warga diharapkan memperoleh akses penghubung yang lebih mudah, dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dari kedua kampung.
“Selain sebagai sarana penghubung, jembatan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk kegiatan sosial, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian warga,” kata Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf. Fajar Aulia Putra, Kamis (17/9/2026).
Selama ini, kondisi geografis dan keberadaan sungai dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemudahan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan akses masyarakat serta mendukung konektivitas antarkampung.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI bersama masyarakat, juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pembangunan, TNI tidak hanya hadir dalam aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga turut membantu masyarakat dalam kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama,” tambahnya.
Kegiatan pengadaan material dan pembersihan lahan, ujarnya lagi, akan terus dilakukan sesuai dengan tahapan pembangunan yang telah direncanakan.
Dengan dukungan personel, teknisi, pekerja serta masyarakat, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan secara bertahap, aman dan lancar.
Adapun lokasi pembangunan Jembatan Gantung Sungai Cidilem, berada pada koordinat -6.621449, 105.916326.
Jembatan dengan panjang 50 meter tersebut, ditargetkan menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat, dalam menghubungkan Kampung Sudimara dengan Kampung Curug Sudimara.
Kodim 0601/Pandeglang terus mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong dalam setiap kegiatan, yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Partisipasi warga dalam pembangunan, juga menjadi modal penting agar sarana yang dibangun benar-benar dapat memberikan manfaat dan dipelihara secara bersama-sama setelah selesai.
Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII, diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan hingga nantinya selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut, sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa TNI dan rakyat dapat bekerja bersama, bahu membahu dan bergotong royong dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
“Kebersamaan tersebut, diharapkan terus terpelihara dalam berbagai kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Pandeglang,” imbuhnya. (mardiana)
























