Rabu, 16 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

44.677 Hektare Tanah TNI Bermasalah, Minta Aset Pertahanan Dikecualikan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 16 Sep 2026 20:36 WIB
Rubrik Nasional
44.677 Hektare Tanah TNI Bermasalah, Minta Aset Pertahanan Dikecualikan

Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum RUU Pengaturan Reforma Agraria di Badan Legislasi (Baleg), di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/9/2026). TNI meminta aset pertahanan dikecualikan dari objek reforma agraria. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Sebanyak 44.677 hektare aset tanah milik TNI masih bermasalah dan berpotensi menimbulkan konflik agraria. Di tengah pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria, TNI meminta tanah yang sah dan secara langsung diperlukan untuk pertahanan negara dikecualikan dari objek reforma agraria.

Angka tersebut merupakan bagian dari 369.971 hektare aset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah TNI hingga Agustus 2026. Sebanyak 133.619 hektare telah bersertifikat, sedangkan 191.657 hektare belum bersertifikat.

“Hingga Agustus 2026 terdapat 452 kasus pertanahan di bidang pertahanan dengan mayoritas terkait aset yang belum bersertifikat,” kata Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya dalam RDPU RUU Pengaturan Reforma Agraria di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Rabu (16/9/2026).

Penataan status dan batas bidang menjadi salah satu persoalan yang hendak diselesaikan. TNI mengusulkan verifikasi terpadu bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta pemerintah daerah.

Data aset akan dicocokkan dengan peta bidang tanah, tata ruang, kawasan hutan, dan peta indikatif tanah objek reforma agraria. Pencatatan, sertifikasi, dan penegasan batas juga diusulkan dipercepat.

Untuk sengketa dengan masyarakat, mekanismenya mencakup verifikasi dokumen, pemeriksaan penguasaan fisik, mediasi, serta mekanisme administrasi atau hukum yang dapat diuji.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

“Setiap sengketa tanah antara masyarakat dan institusi pertahanan harus diselesaikan melalui verifikasi dokumen, pemeriksaan penguasaan fisik, mediasi, dan mekanisme administrasi,” ujar Candra.

Atas dasar verifikasi tersebut, bidang yang terbukti sah dan memang dibutuhkan untuk pertahanan diminta dikecualikan dari objek reforma agraria.

BeritaTerbaru

Kesepakatan Parpol Koalisi Pemerintah, Ambang Parlemen 5 Persen

Kesepakatan Parpol Koalisi Pemerintah, Ambang Parlemen 5 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 20:33 WIB
Fahd A Rafiq Bakal Dituntut Hukuman Lebih Berat

Fahd A Rafiq Bakal Dituntut Hukuman Lebih Berat

Rabu, 16 Sep 2026 14:37 WIB
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Selasa, 15 Sep 2026 20:11 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Selasa 15 September, Cek Lokasinya

Selasa, 15 Sep 2026 07:41 WIB

“RUU perlu mengecualikan tanah yang sah dan diperlukan langsung bagi pertahanan negara dari objek reforma agraria berdasarkan verifikasi lintas kementerian atau lembaga yang didukung bukti hak yang sah,” kata Candra.

Jika bidang yang dibutuhkan untuk pertahanan masih harus diselesaikan statusnya, Candra mengusulkan instrumen hukum, termasuk pengadaan tanah dan pemberian ganti kerugian yang layak. Proses verifikasi dan penataan status aset juga perlu memiliki batas waktu yang jelas.

Candra juga menyebut sejumlah penataan yang telah dilakukan. Pada Maret 2025, Kementerian ATR/BPN menyerahkan 42 sertifikat kepada Pusat Latihan Tempur Kodiklat TNI Angkatan Darat dengan luas total 32.782,5 hektare. Di Lampung, pemerintah pada Januari 2026 mencabut HGU di atas lahan Kementerian Pertahanan/TNI Angkatan Udara seluas 85.244,925 hektare dengan nilai sekitar Rp14,5 triliun.

Persoalan reforma agraria tidak hanya menyangkut status aset negara. Akademisi Universitas Gadjah Mada Maria S.W. Sumardjono menyoroti tanah ulayat masyarakat hukum adat, terutama lahan yang secara historis pernah dilepaskan untuk hak guna usaha (HGU) atau hak guna bangunan (HGB).

Baca Juga: Arsenal Tekuk Aston Villa 1-0, Arteta Happy

Maria meminta RUU membuka kemungkinan restitusi ketika hubungan hukum atas tanah tersebut telah berakhir. Pengembalian, menurut dia, perlu mempertimbangkan keberadaan masyarakat hukum adat yang dulu melepaskan haknya serta kesediaan mereka mengelola kembali tanah tersebut.

“Kalau haknya sudah berakhir, apakah tidak bisa dipikirkan untuk dikembalikan kepada masyarakat hukum adat yang dulu melepaskan haknya, sepanjang masyarakat hukumnya masih ada dan memang bersedia mengelola tanah tersebut,” ujar Maria dalam pembahasan RUU Reforma Agraria bersama Baleg DPR yang diikuti secara daring, Selasa.

Ia mengingatkan, proses pemberian atau sertifikasi hak yang tidak tepat, tidak transparan, dan tidak akuntabel dapat memunculkan klaim dari pihak yang merasa tidak dilibatkan. Masyarakat hukum adat, kata dia, memiliki karakteristik berbeda sehingga tidak bisa begitu saja diperlakukan sama dengan subjek reforma agraria lainnya.

“Kalau tidak berani restitusi, ini akan jadi konflik juga,” katanya.

Karena itu, Maria mendorong agar RUU tidak berhenti pada redistribusi tanah. Penguatan atau pemulihan hak, kepastian hukum, pemberdayaan masyarakat, dan mekanisme penyelesaian konflik juga perlu diatur, dengan dukungan data pertanahan yang objektif dan mudah diakses. (rmg/xan)

Tags: asetpertahanantanahtni
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Masih Abaikan PP Tunas, Platform Digital Belum Patuh
Nasional

Masih Abaikan PP Tunas, Platform Digital Belum Patuh

Senin, 14 Sep 2026 17:12 WIB
114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 129 Orang Masih Dicari
Nasional

114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 129 Orang Masih Dicari

Senin, 14 Sep 2026 17:08 WIB
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Headline

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Senin, 14 Sep 2026 16:27 WIB
Dedi Mulyadi Hadiri Pemakaman Kanaya Whu, Ikut Gotong Keranda Jenazah Vokalis MK9
Nasional

Dedi Mulyadi Hadiri Pemakaman Kanaya Whu, Ikut Gotong Keranda Jenazah Vokalis MK9

Senin, 14 Sep 2026 13:21 WIB
Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel
Nasional

Jumlah Hot Spot Turun, 50 Badan Usaha Disegel

Minggu, 13 Sep 2026 19:25 WIB
130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian
Nasional

130 Orang Korban Kapal Virgo Terbalik Masih Dalam Pencarian

Minggu, 13 Sep 2026 19:22 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Kamis, 10 Sep 2026 16:56 WIB
BERKUNJUNG --: Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berkunjung ke keluarga guide dan kapten kapal, yang hingga kini masih dalam pencarian saat mengantar rombongan jurnalis ke kawasan GAK, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Kembali Ungkapkan Keprihatinannya Kepada Keluarga ABK dan Guide

Senin, 14 Sep 2026 17:44 WIB
KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Jumat, 11 Sep 2026 08:11 WIB
Jalan M. Toha Kembali Mulus, PUPR Kota Tangerang Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat dari Jadwal

Jalan M. Toha Kembali Mulus, PUPR Kota Tangerang Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 Sep 2026 15:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.