Senin, 2 November 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Masih Abaikan PP Tunas, Platform Digital Belum Patuh

Redaktur Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 14 Sep 2026 17:12 WIB
Rubrik Nasional
Masih Abaikan PP Tunas, Platform Digital Belum Patuh

Menteri Komunikasi Dan Digital, Meutya Hafid saat jumpa pers tentang evaluasi implementasi PP Tunas 2026 di kantor Kekomdigi, Senin, 14 September 2026. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA —Kementerian Komunikasi dan Digital menilai sejumlah platform digital besar belum sepenuhnya memenuhi kewajiban pelindungan anak setelah enam bulan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan tingkat komitmen dan kerja sama antarpelaku platform masih berbeda. Meski pemerintah mencatat sekitar 28 juta akun anak di Indonesia telah mendapat perlindungan dari berbagai risiko di ruang digital, sejumlah platform masih belum memenuhi kewajiban secara optimal.

“Enam bulan setelah implementasi PP Tunas, kami mencatat secara total 28 juta akun anak Indonesia kini telah mendapat perlindungan dari berbagai risiko. Ini kontribusi dari berbagai platform di ranah digital,” kata Meutya dalam konferensi pers evaluasi enam bulan pelaksanaan PP Tunas di Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Pemerintah mengevaluasi delapan platform yang sejak awal ditetapkan memiliki profil risiko tinggi terhadap anak, yakni YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

X melaporkan telah mengunci 250.000 akun pengguna di bawah 16 tahun. Namun, angka itu masih jauh dari proyeksi.

“Sebagaimana kita pahami bahwa di X itu proyeksi akun anaknya mencapai 7 juta akun sehingga kami menilai upaya tersebut tidak dan belum pada semangat perlindungan anak di Indonesia,” ujar Meutya.

Baca Juga: Dua Anak Penyandang Down Syndrome di Kota Tangerang Terima Bantuan Alat Dengar

X juga belum memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Meutya berharap platform tersebut segera membuka kantor untuk memudahkan koordinasi dan pemantauan pelaksanaan PP Tunas.

Di bawah grup Meta yang mencakup Facebook, Instagram, dan Threads, notifikasi kepada pengguna berusia di bawah 16 tahun mulai dilakukan pada 13 Juli 2026 dan ditargetkan selesai 31 Desember 2026. Namun, berdasarkan laporan terakhir pada Mei 2026, baru 184.000 akun Facebook milik anak yang diblokir.

BeritaTerbaru

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 2 November, Cek di Sini Lokasinya

Senin, 2 Nov 2026 06:49 WIB
MGBKI dan Ahli Hukum Kesehatan Desak Pemerintah Patuhi Putusan MA Terkait PP 28/2024

MGBKI dan Ahli Hukum Kesehatan Desak Pemerintah Patuhi Putusan MA Terkait PP 28/2024

Sabtu, 31 Okt 2026 07:23 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Sabtu 31 Oktober, Cek Lokasinya

Sabtu, 31 Okt 2026 07:10 WIB
BNPB Nyatakan Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru Masih Berstatus Siaga

BNPB Nyatakan Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru Masih Berstatus Siaga

Sabtu, 31 Okt 2026 06:58 WIB

Angka itu dinilai masih jauh dari perkiraan sekitar 33 juta akun anak di seluruh platform Meta. Hingga evaluasi dilakukan, Meta juga belum memberikan pembaruan tambahan.

“Dengan demikian, kami juga menilai bahwa Meta masih gagal dalam melindungi anak-anak di Indonesia,” kata Meutya.

YouTube sebelumnya melaporkan telah menindak lebih dari 600.000 akun anak pada April 2026. Namun, platform yang berada di bawah Google itu belum memberikan perkembangan terbaru kepada pemerintah. Komdigi juga masih menemukan banyak anak yang dapat mengakses YouTube, meski mengapresiasi penerapan fitur safe search.

TikTok melaporkan telah menonaktifkan 4,1 juta akun anak. Namun, laporan tersebut belum diperbarui selama sekitar empat bulan. TikTok juga belum melaporkan perubahan fitur secara signifikan untuk memperkuat pelindungan anak.

Baca Juga: Kampung Jimpitan Kota Tangerang Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

“Sejak empat bulan lalu TikTok juga belum melakukan updating terhadap angka jumlah akun anak yang telah diintervensi dan juga belum melaporkan perubahan fitur secara signifikan yang diambil dalam rangka perlindungan anak sesuai dengan arahan atau yang termaktub dalam PP Tunas,” ujar Meutya.

Di sisi lain, Meutya menilai Roblox melakukan perubahan yang cukup progresif dalam penerapan pelindungan anak. Platform tersebut menerapkan Age Gate System, klasifikasi fitur berdasarkan kelompok usia, dan teknologi age estimation untuk memperkirakan usia pengguna.

Melalui mekanisme tersebut, Roblox secara otomatis memindahkan 23 juta akun anak ke Roblox Kids. Roblox juga menghapus fitur percakapan dengan orang yang tidak dikenal bagi akun anak.

“Untuk teknologi estimasi usia, Roblox juga melakukan teknologi age estimation yang cukup ketat dibandingkan dengan platform-platform lainnya karena juga menggunakan pengenalan wajah,” ujar Meutya.

Sementara itu, Bigo Live melaporkan telah menonaktifkan 9.409 akun anak dan menerapkan batas usia 18 tahun untuk akses platform.

Pemerintah kini menyiapkan instrumen sanksi bagi platform yang tidak memenuhi kewajiban tersebut. Komdigi telah merumuskan denda hingga 6 persen dari pendapatan global bagi platform digital berskala besar atau global.
Untuk PSE privat dalam negeri, denda maksimal disesuaikan dengan skala usaha, yakni Rp1 miliar untuk usaha mikro, Rp5 miliar untuk usaha kecil, dan Rp10 miliar untuk usaha menengah.

Menurut Meutya, rumusan tersebut telah melalui konsultasi publik dan sosialisasi dengan PSE privat, termasuk delapan platform yang sejak awal ditetapkan memiliki profil risiko tinggi, yakni YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

Rumusan denda tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan untuk dibahas dan ditetapkan dalam PP tentang PNBP bersama kementerian terkait. Penentuan skala usaha PSE privat dalam negeri mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk PP Nomor 7 Tahun 2021.

Meutya mengingatkan pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif kepada platform yang tidak memenuhi kewajiban PP Tunas, mulai dari teguran tertulis dan denda administratif hingga pemutusan akses.

“Denda administratif hingga pemutusan akses, pemutusan akses ini bisa beberapa, pemutusan akses fitur atau hingga sampai pemutusan akses sepenuhnya,” kata Meutya. (rmg/xan)

Tags: anakdigitalplatformPP Tunas
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 30 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 30 Okt 2026 07:00 WIB
BGN Ungkap Jual Beli Titik Dapur MBG Hingga Rekening Virtual Ganda
Nasional

BGN Ungkap Jual Beli Titik Dapur MBG Hingga Rekening Virtual Ganda

Kamis, 29 Okt 2026 16:12 WIB
4 Korporasi Asing Ditetapkan Sebagai Tersangka Karhutla
Nasional

4 Korporasi Asing Ditetapkan Sebagai Tersangka Karhutla

Kamis, 29 Okt 2026 16:07 WIB
BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun Dana Bantuan JKN
Nasional

BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun Dana Bantuan JKN

Kamis, 29 Okt 2026 09:52 WIB
TBC Renggut 126 Ribu Nyawa di Indonesia
Nasional

TBC Renggut 126 Ribu Nyawa di Indonesia

Kamis, 29 Okt 2026 06:37 WIB
Nyaris Tembus Rp 18.200 per Dolar AS, Rupiah Cetak Rekor Terlemah
Bisnis

Nyaris Tembus Rp 18.200 per Dolar AS, Rupiah Cetak Rekor Terlemah

Kamis, 29 Okt 2026 06:33 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Motoran Bukan Hanya Pakai Helm! PT Wahana Makmur Sejati Ajak Pelajar Pahami 5 Kunci #Cari_Aman

Motoran Bukan Hanya Pakai Helm! PT Wahana Makmur Sejati Ajak Pelajar Pahami 5 Kunci #Cari_Aman

Rabu, 28 Okt 2026 14:48 WIB
Relokasi PKL di Jalan Kiasnawi Tangerang Kembali Ditunda

Relokasi PKL di Jalan Kiasnawi Tangerang Kembali Ditunda

Kamis, 29 Okt 2026 13:52 WIB
Bapenda Kabupaten Tangerang Sebut Lahan Sawah Dilindungi Pengaruhi PAD

Bapenda Kabupaten Tangerang Sebut Lahan Sawah Dilindungi Pengaruhi PAD

Kamis, 29 Okt 2026 06:42 WIB
DisKUM Kabupaten Tangerang Rampungkan Aplikasi SiMerahPutih, Perkuat Tata Kelola 274 Kopdes

DisKUM Kabupaten Tangerang Rampungkan Aplikasi SiMerahPutih, Perkuat Tata Kelola 274 Kopdes

Selasa, 27 Okt 2026 16:28 WIB

Diduga Edarkan Ganja, Warga Lampung Dibekuk Tim Polres Serang

Kamis, 29 Okt 2026 14:10 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.