SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di wilayah pedesaan, jajaran Koramil 0103/Banjar Kodim 0601/Pandeglang terus aktif melaksanakan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para kelompok tani dan pelaku usaha di bidang pertanian.
Upaya tersebut, diwujudkan melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus silaturahmi dan pendampingan pembuatan serta pemupukan pertama tanaman melon, di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 0103/Banjar, Lettu Inf Deni Dimyati, bersama tiga orang anggota Koramil 0103/Banjar.
Dalam kegiatan itu, Danramil bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan Devi, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Bandung, bersama Kelompok Tani (Poktan) UMKM Ketahanan Pangan yang berada di wilayah Desa Bandung.
“Pendampingan ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan TNI AD terhadap masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya budidaya tanaman melon yang menjadi salah satu kegiatan dalam mendukung program ketahanan pangan (Ketapang) di wilayah,” kata Lettu Inf. Deni Dimyati, Kamis (17/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Danramil bersama anggota turut membantu dan memberikan pendampingan secara langsung, terkait cara pembuatan media atau persiapan penanaman melon, serta pelaksanaan pemupukan pertama.
Baca Juga: Tinjau Ruas Jalan Saninten – Banyumundu, Bupati Dewi: Untuk Percepat Akses Masyarakat
Kegiatan ini, sekaligus menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai tahapan awal budidaya melon, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan produktif.
Pemupukan awal menjadi salah satu tahapan penting dalam proses budidaya, karena bertujuan membantu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman pada fase awal pertumbuhan.
Oleh karena itu, penerapan teknik pemupukan yang tepat serta perawatan tanaman secara berkelanjutan, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan melon hingga memasuki tahap produksi.
“Kegiatan pendampingan tersebut, merupakan bagian dari upaya jajaran Koramil untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan yang memiliki nilai produktif, dan dapat memberikan manfaat bagi perekonomian warga,” tambahnya.
Menurutnya, program ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.
Untuk itu, Babinsa dan jajaran Koramil akan terus membangun komunikasi serta mendampingi masyarakat, dalam mengembangkan potensi pertanian yang ada di wilayah.
Baca Juga: Pemahaman Pengelola Koperasi Desa di Pandeglang Diperkuat Melalui TOT
“Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, kami ingin terus mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan secara produktif. Kami dari Koramil siap membantu dan mendampingi masyarakat dalam kegiatan pertanian, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danramil.
Sementara, keterlibatan Poktan UMKM Ketahanan Pangan dalam kegiatan tersebut, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan budidaya melon secara lebih optimal.
Dengan adanya pendampingan dan kerja sama antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan kelompok masyarakat, diharapkan kegiatan pertanian dapat terus berkembang serta memberikan nilai tambah bagi warga.
Kegiatan Komsos tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai kendala maupun kebutuhan masyarakat di bidang pertanian, dapat diketahui dan dikoordinasikan secara bersama-sama.
Jajaran Koramil 0103/Banjar Kodim 0601/Pandeglang berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Sekretaris Desa (Sekdes) Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Devi, mengapresiasi dan menyambut baik program kolaborasi dengan TNi AD tersebut, khususnya Koramil Banjar.
“Ini dapat membantu pemberdayaan masyarakat kami, dan kemandirian secara berkelanjutan,” tukasnya.
Pihaknya juga mengaku, siap menjalankan program tersebut kedepan secara berkelanjutan. Karena, sangat positif dan berdampak langsung pada masyarakat. (mardiana)
























