SATELITNEWS.COM, SERANG — Ditengah kesibukannya sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Provinsi Banten, Beni Ismail kerap meluangkan waktu untuk olahraga.
Ya, olahraga menjadi alternatif untuk menjaga daya tahan tubuh dan vitalitas ditengah kesibukannya.
Kepala Diskominfo Provinsi Banten Beni Ismail, memiliki cara tersendiri untuk menjaga kesehatan ditengah kesibukannya sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Banten. Selain menjaga pola makan, juga gemar berolahraga seperti sepak bola atau badminton.
Sedikitnya seminggu sekali dirinya kerap meluangkan waktu untuk mengeluarkan keringat, agar otot tidak kaku dan bada fresh. Hal itu wajar dilakukan karena ditengah padatnya agenda kegiatan dan pimpinan, serta tenaga yang terkuras, olahraga menjadi bagian penting.
Beni tidak bermain sendiri, terkadang bersama rekan kerja, pimpinan, atau sahabat dan kerabat. Selain bisa mengeluarkan keringat, olahraga yang dijadikan hobi bisa menjadi penambah tenaga baru dan paling ampuh.
Bagi Beni, kegiatan olahraga seperti Badminton dan sepakbola sudah dilakukan jauh sebelum dirinya menjadi pejabat esselon II dilingkungan Pemprov Banten. Bahkan bisa dikatakan sejak dirinya masih sebagai pegawai biasa.
Baca Juga: 26 Tahun Banten, RS Sari Asih Group Jadi Bagian Perjalanan Melayani Kesehatan Warga
“Olahraga itu badan kita gerak, semuanya gerak, kita bisa berkeringat, ini kan bagus buat kesehatan. Jadi olahraga ya salah satu cara menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, suka aja sejak masih muda suka olahraga,” katanya, saat berbincang dengan satelitnews.com, Senin (5/10/2026).
Beni bercerita, pernah mendapatkan pengalaman menarik saat bermain Badminton dengan mantan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH).
Ya, politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini, terkenal usil dan jahil ditengah lapangan. Satu waktu, saat Beni bermain Badminton dengan rekannya, dan disaksikan oleh WH sapaan Wahidin Halim.
Kala itu, ada makanan ringan yaitu tahu goreng. Setiap tahu itu dijejali cabai oleh WH, tanpa sepengtahuan bawahannya kala itu.
Sontak hal tersebut membuat mereka kaget, karena saat dimakan terasa pedas dan semuanya hanya bisa tersenyum karena sudah hafal perbuatan siapa.
“Kan suka ada tahu goreng tuh bawaan pak WH. Nah beliau ini kan suka iseng, dimasukin cabailah tahunya. Kita waktu makan kaget, kok bisa pedas sementara enggak ada cabai. Ya kita sih senyum aja, karena sudah tahu perbuatan siapa,” tandasnya berkelakar.
Baca Juga: KRL Listrik Rangkasbitung–Merak Disiapkan, Andra Soni: Kebutuhan Masyarakat Harus Dijawab
Selain itu, ada cerita menarik lain yang membuat dirinya jantungan. Selepas Badminton, WH sengaja melakukan panggilan video, saat Beni sudah berada di rumah.
Dikira persoalan penting, ternyata hanya untuk menjahili karena merasa kurang personel Badminton.
“Saya angkat kan, eh beliau bilang begini, itu kamu kok bisa ngajak wanita itu Badminton. Istri saya dengar kan, saya langaung menjauh. Setelah itu malah dimatikan. Itulah, sisi isengnya,” tandasnya, tertawa lepas.
Terlepas dari itu semua, permainan Badminton dan sepakbola memang menjadi hobi sekaligus alternatif untuk menjaga kesehatan. Sebagai manusia, seiring dengan bertambahnya kesibukan dan usia, perlu kiranya menjaga daya tahan tubuh.
“Jadi memang olahraga ini baik itu Badminton maupun sepakbola, bisa buat menjaga kesehatan. Karena kan olahraga juga,” pungkasnya.
Sampai saat ini, dia selalu meluangkan waktu untuk berolahraga dan sekedar mencari keringat. Selain bisa bermanfaat bagi kesehatan, dengan berolahraga juga bisa menjadi alternatif melepas penat dari banyaknya tugas dan pekerjaan kedinasan.
“Bagus olahraga itu, makanya saya selalu menyempatkan waktu untuk olahraga. Walaupun tidak serutin dulu, tetapi tetap disempatkan,” ujarnya. (adib)




















