SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Boy Jumalolo berjanji akan mengambil sejumlah upaya dalam menekan aksi speeding atau mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi di kawasan BSD.
“Harus ditegaskan, melakukan tindakan terukur,” ujar Boy saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Rabu (7/10/2026).
Boy tak menampik, salah satu wilayahnya itu marak aksi balap liar yang kerap meresahkan pengguna jalan lainnya bahkan sampai memakan korban jiwa. Untuk itu, patroli rutin baru akan dilakukan guna menekan aksi tersebut.
“Patroli rutin setiap malam, kalau ada informasi masyarakat silahkan sampaikan ke polisi,” ucapnya.
Kata Boy, Polres Tangerang Selatan juga bakal membangun posko khusus untuk memantau langsung aktivitas pengendara motor hingga adanya kemungkinan tawuran.
“Kita bangun posko nanti disitu untuk menjaga agar tidak ada lagi balap liar lagi, terutama balap liar dibarengi judi juga, sama tawuran juga,” jelasnya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 6 Oktober 2026
Seperti diketahui, pengendara Vespa berinisial AD (19) meregang nyawa saat terlibat kecelakaan di kawasan BSD tepatnya di depan Sekolah ACS BSD. Dalam insiden maut itu, AD terlibat kecelakaan dengan dua sepeda motor milik DFS (23) dan MRH (24), pada Minggu (4/10/2026) dini hari.
Menurut keterangan saksi mata, sebelum kecelakaan terjadi, korban AD bersama rekannya tengah berkendara dengan santai di sisi jalan yang saat itu masih relatif sepi. Tiba-tiba, sejumlah pengendara sepeda motor diantaranya DFS dan MRH melintas dengan kecepatan tinggi hingga menabrak AD.
Boy menegaskan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Satu pengendara masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.
“Masih di rumah sakit kritis, masih pemeriksaan,” pungkasnya. (eko)




















