SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Setelah kurang lebih 20 jam, kebakaran pabrik pengemasan plastik milik PT Respati Kemasindah di Jalan Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa berhasil dipadamkan.
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang memadamkan kebakaran yang diduga akibat adanya korsleting listrik di mesin perinting pada Rabu (7/10) pagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan api yang semalaman suntuk menyelimuti bangunan pabrik milik PT Respati Kemasindah berhasil dipadamkan oleh petugas BPBD Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, pagi ini sudah padam. Saat ini para petugas sedang melakukan pendinginan, agar api tidak kembali menyala, ” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik kepada Satelit News, Rabu (7/10).
Lanjut Taufik, untuk memadamkan api yang menyelimuti pabrik pengemasan plastik sejak pukul 11:06 wib, BPBD Kabupaten Tangerang telah menerjunkan sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari Mako Curug, Pos Pasar Kemis, Pos Tigaraksa, Pos Balaraja, Pos Rajeg, dan Pos Kelapa Dua. Sementara dua unit lagi bantuan dari pihak swasta.
“Untuk memadamkan api hingga tuntas, kita telah mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran. Kita 9 unit, sisanya dibantu pihak swasta” katanya.
Baca Juga: Polemik GKPI Rajeg Disebut Selesai, Kanwil HAM Temui Bupati Tangerang
Sementara itu, Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pasar Kemis BPBD Kabupaten Tangerang, Syamsul menambahkan, kebakaran yang melanda pabrik packaging plastik milik PT Respati Kemasindah diduga akibat korsleting listrik pada sebuah mesin printing. Dimana titik awal munculnya api berasal dari area printing.
“Dugaan sementara kebakaran tersebut dipicu korsleting listrik dari mesin percetakan (printing) di area tersebut, ” ungkap Syamsul.
Syamsul juga mengatakan, akibat kebakaran hebat itu terdapat dua len bangunan yang ambruk, namun dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka. Dirinya juga mengatakan, lamanya penanganan kebakaran yang mencapai kurang lebih 20 jam akibat banyaknya bahan-bahan didalam pabrik yang mudah terbakar.
“Pukul 07:00 wib sudah padam total, ” katanya.
Namun pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah sumber air yang dinilai cukup jauh dari lokasi kebakaran dan, kondisi lalu lintas yang mengalami kemacetan, serta kencangnya embusan angin membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit.
“Selain itu, petugas damkar BPBD Kabupaten Tangerang telah menggunakan teknik blanketing menggunakan busa (foam) teepol untuk memadamkan api, ” katanya. (alfian)




















