SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Peningkatan kelas rumah sakit harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan akses kesehatan bagi masyarakat. Pesan itu ditegaskan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Ilanur Balaraja yang berkapasitas 104 tempat tidur, Rabu (14/10/2026).
Peresmian tersebut menandai perubahan status RS Ilanur yang sebelumnya merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menjadi RSU. Perubahan ini diharapkan tidak hanya memperluas cakupan layanan, tetapi juga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Balaraja dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa RSU Ilanur sebagai salah satu mitra strategis pemerintah harus mampu meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mempercepat dan memperluas akses kesehatan masyarakat.
“Peningkatan kualitas serta percepatan pelayanan dan respons cepat kepada pasien harus menjadi tujuan utama seiring dengan peningkatan kelas rumah sakitnya. Dengan pelayanan yang semakin baik, insya Allah derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat juga semakin meningkat,” tegas Bupati Maesyal.
Selain meningkatkan mutu pelayanan internal, ia juga mendorong RSU Ilanur memperkuat kolaborasi dengan RSUD Balaraja, rumah sakit lainnya, serta BPJS Kesehatan. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan sekaligus memperkuat sistem rujukan pasien.
“Ini sebagai upaya meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya Balaraja dan sekitarnya,” ujarnya.
Baca Juga: Gudang Paralon di Legok Tangerang Terbakar, 15 Unit Damkar Dikerahkan
Bupati Maesyal pun menyampaikan ucapan selamat atas peresmian RSU Ilanur. Ia berharap kehadiran rumah sakit tersebut dapat memberikan layanan kesehatan berkualitas sekaligus membawa dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Selamat untuk RS Ilanur. Semoga sukses dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Komisaris RSU Ilanur Moch. Barlyansyah mengatakan perubahan status dari RSIA menjadi RSU merupakan tonggak penting dalam perjalanan panjang RS Ilanur.
Menurut Barly, perubahan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kami harus terus bersemangat memberikan pelayanan terbaik,” ujar Barly.
Ia berharap, dengan fasilitas yang semakin lengkap dan kapasitas 104 tempat tidur, RSU Ilanur dapat menjadi salah satu penopang utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat Balaraja dan sekitarnya.
Baca Juga: FKUB Kabupaten Tangerang Imbau Warga Jaga Kerukunan Pascapenetapan Tersangka
“Kami berkomitmen dan bertekad, Rumah Sakit Ilanur ini dengan kapasitas 104 tempat tidur dan fasilitas yang lebih lengkap mampu jadi salah satu penopang utama layanan kesehatan masyarakat Balaraja dan sekitarnya,” ungkapnya. (aditya)

















