Kamis, 15 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Serapan Pupuk Bersubsidi Rendah, Pemprov Banten Diminta Evaluasi Poktan dan Gapoktan

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Kamis, 15 Okt 2026 11:57 WIB
Rubrik Metro Tangerang
Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi. (ISTIMEWA)

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Masih rendahnya serapan pupuk bersubsidi di Provinsi Banten, mendapat perhatian serius pengamat kebijakan publik Ahmad Sururi.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini, meminta agar Dinas Pertanian (Distan) melakukan evaluasi terhadap kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) secara menyeluruh.

Tindakan itu, kata Sururi, penting untuk dilakukan, karena pokok persoalan rendahnya serapan pupuk bersubsidi ada pada tingkat poktan dan gapoktan.

Dalam arti, kepengurusan lembaga itu banyak dihuni oleh orang tidak berkompeten dan hanya mementingkan ego atau kepentingan pribadi tanpa memperhatikan nasib seluruh petani di wilayah masing-masing.

“Akar masalah manipulasi tersebut bukan di lembaga Poktan dan Gapoktannya, tetapi di pengurusnya. Secara konsep dan regulasi Poktan dan Gapoktan itu mestinya berpihak kepada petani tetapi karena pembentukannya instan dan dibentuk hanya memenuhi syarat admnistrasi untuk mencairkan bantuan atau pupuk bersubsidi dari pemerintah maka potensi manipulasinya tinggi,” katanya, Kamis (15/10/2026).

Sururi memberikan masukan kepada Distan Banten agar seluruh poktan dan gapoktan yang ada dilakukan audit dan dilakukan pembentukan kembali. Maksudnya, sebagai upaya memfilter agar regulasi pendistribusian pupuk bersubsidi tepat sasaran karena ada lembaga yang berpihak kepada para petani secara utuh.

Baca Juga: Serapan Pupuk Bersubsidi Rendah, Poktan dan Gapoktan Di Banten Jangan Main Curang

“Pemprov bisa memfasilitasi pembentukan kembali Poktan dan Gapoktan yang betul-betul pengurusnya berpihak kepada petani sekaligus mengawasi kinerjanya dalam menyalurkan pupuk,” ujarnya.

“Seharusnya bisa, intervensi pemeriksaan ulang data Poktan dan Gapoktan dilakukan karena ada kepentingan petani yang dirugikan,” sambungnya.

BeritaTerbaru

Wali Kota Sachrudin Serahkan Bonus Untuk Peraih Medali Popda dan Peparpeda

Wali Kota Sachrudin Serahkan Bonus Untuk Peraih Medali Popda dan Peparpeda

Kamis, 15 Okt 2026 11:37 WIB
Warga Serpong Lagoon Siap Ambil Langkah Hukum

Warga Serpong Lagoon Siap Ambil Langkah Hukum

Kamis, 15 Okt 2026 08:05 WIB
Dua Orang Tewas Akibat Ledakan Pasar Cimanggis, Polisi Pastikan Bukan Bom

Dua Orang Tewas Akibat Ledakan Pasar Cimanggis, Polisi Pastikan Bukan Bom

Kamis, 15 Okt 2026 07:46 WIB
Rumah di Kedaung Pamulang Ludes Terbakar Dini Hari

Rumah di Kedaung Pamulang Ludes Terbakar Dini Hari

Kamis, 15 Okt 2026 07:41 WIB

Sururi meminta agar pengawasan yang dilakukan bukan hanya sekedar memberikan laporan administrasi secara berkala, melainkan harus melihat kondisi sebenarnya dilapangan sebagai bahan pembanding.

“Pengawasannya bisa dari penyuluh dan petani.
Fungsi kontrol penyuluh di aspek administrasi dan birokrasi, sedangkan petani di aspek lapangannya. Nah penyuluh ini juga mesti diberi wewenang formal untuk menegur jika ada pelanggaran dari pengurus poktan dan gapoktan,” ujarnya.

Sururi menilai, sikap tidak sportif yang dilakukan pengurus poktan dan gapoktan bisa berimbas besar terhadap produksi padi, bahkan terhadap status Provinsi Banten sebagai salah satu lumbung beras nasional. Oleh karena itu, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius dan tidak disepelekan.

“Jika dibiarkan, dampaknya berpotensi menurunkan pasokan beras dari Banten. Bahkan tidak hanya itu, potensi untuk memenuhi kebutuhan beras di Banten juga akan berdampak,” tukasnya.

Baca Juga: Tahun Depan, Pemprov Banten Berkomitmen Perluas Program Banten Ramah

Sururi menegaskan, Pemprov Banten harus memberikan sanksi tegas terhadap pengurus poktan dan gapoktan yang terbukti melakukan kecurangan atau pelanggaran. Tindakan tegas itu harus dilakukan sebagai upaya pembenahan dan tidak membebani para petani.

“Pemprov Banten harus melakukan pembersihan terhadap Poktan dan Gapoktan yang hanya mengambil keuntungan dan sudah diintervensi kepentingan monopoli pupuk dan pemilik modal,” ujarnya.

“Kedepan harus dipastikan tidak boleh ada lagi petani Banten yang menjerit karena pupuk bersubsidinya dipersulit,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, serapan pupuk bersubsidi di Provinsi Banten hingga pertengahan Oktober 2026 masih rendah. Hal itu terjadi karena beberapa hal, salah satunya musim kemarau panjang dan menyebabkan petani tidak menggarap lahan mereka.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, stok pupuk tahun 2026 sebanyak 149.499 ton, terdiri dari pupuk Urea sebanyak 82.729 ton, Pupuk Nitrogen Fosfor dan Kalium (NPK) sebanyak 65.000 ton, dan pupuk Organik sekira 6.857 ton.

Ratusan ribu ton pupuk itu tersebar di delapan kabupaten/kota dan stoknya masih melimpah. Buktinya, berdasarkan serapan pupuk bersubsidi tertanggal 13 Oktober 2026, di Kabupaten Pandeglang stok pupuk Urea sekira 30.388 ton dan baru terserap 11.034 ton atau sekira 36 persen.

Kemudian pupuk NPK sebanyak 23.352 ton dan baru terserap sekira 9.460 ton atau sekira 41 persen. Sedangkan pupuk Organik tersedia sebanyak 870 ton dan baru terserap sekira 176,7 ton atau sekira 20 persen.

Di Kabupaten Lebak, stok pupuk Urea sebanyak 21.778 ton dan baru terserap sebanyak 6.364,6 ton atau sekira 29 persen. Kemudian stok pupuk NPK yang tersedia sebanyak 19.507 ton dan baru terserap sebanyak 9.367,3 ton atau sekira 48 persen. Sedangkan stok pupuk Organik tersedia sebanyak 261 ton dan baru terserap sebanyak 26,9 ton atau sekira 10 persen.

Di Kabupaten Tangerang, stok pupuk Urea yang disediakan sebanyak 10.752 ton dan baru terserap sebanyak 5.901 ton atau sekira 55 persen. Sedangkan stok pupuk NPK yang disediakan sebanyak 7.609 ton dan baru terserap sebanyak 4.759,5 ton atau sekira 63 persen. Kemudian stok pupuk Organik tersedia sebanyak 81 ton dan baru terserap sebanyak 15,6 ton atau sekira 19 persen.

Di Kabupaten Serang, stok pupuk Urea yang tersedia sebanyak 17.026 ton dan baru terserap sebanyak 8.461,3 ton atau sekira 50 persen. Kemudian stok pupuk NPK disediakan sebanyak 12.248 ton dan baru terserap sebanyak 7.684,5 ton atau sekira 63 persen. Sedangkan pupuk Organik disediakan sebanyak 527 ton dan baru terserap sebanyak 115,1 ton atau sekira 22 persen.

Di Kota Cilegon, stok pupuk Urea yang disediakan sebanyak 365 ton dan baru terserap sebanyak 175,5 ton atau sekira 48 persen. Kemudian stok pupuk NPK yang disediakan sebanyak 335 ton dan baru terserap sebanyak 202,2 ton atau sekira 60 persen. Sedangkan stok pupuk Organik yang disediakan tidak dialokasikan.

Di Kota Serang, stok pupuk Urea yang disediakan sebanyak 2.420 ton dan baru terserap sebanyak 1.504,2 ton atau sskira 62 persen. Kemudian stok pupuk NPK yang disediakan sebanyak 1.949 ton dan baru terserap sebanyak 1.609,8 ton atau sekira 83 persen. Sedangkan stok pupuk Organik yang disediakan sebanyak 31 ton dan baru terserap sebanyak 16 ton atau sekira 52 persen.

Sedangkan untuk Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak dialokasikan untuk jenis pupuk Irea, NPK, maupun pupuk Organik.

Secara keseluruhan, stok pupuk Urea yang disediakan Pemprov Banten sebanyak 82.729 ton dan baru terserap sebanyak 33.441 ton atau sekira 40 persen. Sedangkan untuk jenis pupuk NPK yang disediakan sebanyak 65 ribu ton dan baru terserap sebanyak 33.073,5 ton atau sekira 51 persen. Sedangkan jenis pupuk Organik yang disediakan sebanyak 1.770 ton dan baru terserap sebanyak 350,4 ton atau sekira 20 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Distan Provinsi Banten Saiful Bahri Maemun mengakui masih rendahnya serapan pupuk bersubsidi di Provinsi Banten atau tepatnya di semua kabupaten kota di Banten.

“Ya penyebab nya ada beberapa, seperti petani belum mengolah lahan karena kemarau yang panjang, kemampuan modal petani untuk menebus pupuk, data luas lahan yang dimiliki atau digarap oleh petani tidak sesuai dengan E-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok),” katanya saat berbincang dengan Satelitnews, Rabu (13/10/2206). (adib)

Tags: pemprov bantenPengamat Kebijakan Publikpupuk bersubsidi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kebakaran Landa Gudang Online Shop di Sepatan
Headline

Jelang Subuh, Kebakaran Landa Gudang Online Shop di Sepatan

Kamis, 15 Okt 2026 07:31 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangsel Kamis 15 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Kamis, 15 Okt 2026 07:23 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 15 Oktober, Hadir di 2 Lokasi

Kamis, 15 Okt 2026 07:21 WIB
8 Orang Alami Luka-luka Akibat Ledakan Ruko di Pasar Cimanggis Ciputat
Headline

8 Orang Alami Luka-luka Akibat Ledakan Ruko di Pasar Cimanggis Ciputat

Rabu, 14 Okt 2026 21:44 WIB
Ledakan Mirip Bom Guncang Pasar Cimanggis Ciputat
Headline

Ledakan Mirip Bom Guncang Pasar Cimanggis Ciputat

Rabu, 14 Okt 2026 20:36 WIB
Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Pipa di Legok, Tiga Rumah Terdampak
Kabupaten Tangerang

Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Pipa di Legok, Tiga Rumah Terdampak

Rabu, 14 Okt 2026 20:33 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Ratusan Anggota Komunitas Honda Vario Perkuat Silaturahmi dan Budaya Berkendara Aman Lewat Night Ride

Ratusan Anggota Komunitas Honda Vario Perkuat Silaturahmi dan Budaya Berkendara Aman Lewat Night Ride

Senin, 12 Okt 2026 15:43 WIB
BERBINCANG : Pengurus PT ABM Perseroda yang baru, berbincang dengan Kepala Dinas Ketapang Banten, Nasir M Daud. (ISTIMEWA)

Dukung Ekosistem Pangan, PT ABM Perseroda-Dinas Ketapang Banten Jajaki Kemitraan

Kamis, 8 Okt 2026 12:12 WIB
Dinkes Tangsel Pastikan Air WTP Serpong Lagoon Positif Bakteri Ecoli

Dinkes Tangsel Pastikan Air WTP Serpong Lagoon Positif Bakteri Ecoli

Rabu, 14 Okt 2026 18:33 WIB
Dari Asusila Hingga Pungli, Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Pemkot Tangerang Meningkat

Dari Asusila Hingga Pungli, Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Pemkot Tangerang Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 11:45 WIB

31 Tahun Perumda Tirta Benteng, Siapkan Ekspansi Zona 3 pada 2027

Senin, 12 Okt 2026 10:19 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.