SATELITNEWS.ID, CIBODAS—Dinas Pendidikan Kota Tangerang memastikan siswa yang tidak mempunyai ponsel tetap mendapatkan haknya mengikuti pembelajaran. Komitmen ini disampaikan mengingat masih terdapat siswa yang tidak mempunyai sarana ponsel untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring.
Plt Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaluddin menyampaikan, pihaknya memberlakukan pembelajaran secara daring (online) maupun luring (offline). “Jadi nanti ketika anak-anak yang mempunyai HP mengikuti pembelajaran secara daring, maka yang tidak mempunyai HP mengikuti pembelajaran secara luring, mereka akan diberikan tugas secara mandiri,” ujar Jamal usai membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Guru Inovatif dengan Pembelajaran Dalam Jaringan yang digelar di SDN Perumnas 1, Jalan Nangka Raya, RT 005/015, Perumnas 1, Kelurahan Cibodas Sari, Kecamatan Cibodas, Rabu (05/08).
Jamal mengatakan, sudah menjadi kewajiban para guru untuk melayani masyarakat termasuk siswa yang mempunyai atau tidak mempunyai ponsel dalam pembelajaran. “Jadi mungkin nanti guru bisa mendatangi siswa melalui orangtuanya setelah dibuat rundown untuk diberikan tugas, atau sebaliknya. Yang jelas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar pria yang juga Ketua PGRI Kota Tangerang ini. Jamal melanjutkan, untuk siswa yang tidak mempunyai ponsel di Kota Tangerang memang bisa dibilan tidak sedikit. Di Kecamatan Cibodas saja ada 350 siswa yang tidak mempunyai ponsel.
Sementara, untuk melayani para siswa yang mengikuti pembelajaran secara daring para guru diminta membuat video pembelajaran. “Dengan adanya pandemi Covid-19, memaksa guru untuk berinovasi dalam bidang teknologi komunikasi, seperti google classroom, zoom, dan aplikasi komunikasi dengan audience yang banyak,” ujar Jamaluddin.
Meskipun 750 video pembelajaran telah diluncurkan hingga meraih rekor MURI, Dinas Pendidikan tetap gencar mendorong guru untuk kreatif. Dia menyebut guru-guru yang hadir lebih muda, diharapkan lebih semangat dan inovatif. “Guru-guru diharapkan dapat membuat video pembelajaran, baik yang animasi maupun yang biasa,” katanya. (made)
























