SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak merencanakan pelaksaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Lebak, akan digelar Oktober 2020 mendatang. Pelaksaan yang digelar di Hall Latansa Mashiro, Rangkasbitung tersebut tetap dengan standar protokol kesehatan Covid-19.
Dalam pelaksaannya, CPNS formasi tahun 2019 ini akan menyiapkan ruangan khusus bagi peserta yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius. Peserta bersuhu tubuh di atas normal dan hasil rapid test non reaktif masih diperbolehkan mengikuti seleksi di ruangan khusus dengan pengawasan yang juga khusus. “Betul SKB CPNS bakal digelar di Gedung La Tansa Mashiro Rangkasbitung, pada 7 Oktober 2020 mendatang,” kata Kepala Bidang Pembinaan Data dan Informasi BKPP Lebak, Wiwin Budhyarti, kemarin.
Kata Wiwin, pelaksanaan SKB akan diikuti 765 peserta. Namun, jumlah tersebut tidak semua melaksanakan di Lebak melainkan di luar Lebak, setelah ada aturan baru yang memperbolehkan peserta untuk mengikuti tes sesuai domisili. “Sebanyak 695 peserta akan mengikuti SKB di La Tansa dan 70 peserta lainnya memilih mengikuti di luar Lebak, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Jogjakarta,” terang Wiwin.
Pelaksanaan SKB di La Tansa Mashiro akan dibagi tiga sesi. Sesi pertama 205 peserta, lalu sesi kedua dan ketiga masing-masing 245 peserta. Wiwin mengatakan, pelaksanaan SKB CPNS di masa pandemi Covid-19 akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Sebelum masuk ke area tes, suhu tubuh peserta terlebih dahulu akan diperiksa. Jika lebih dari 37,3 derajat celcius, maka peserta akan menjalani rapid test yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19. “Peserta yang hasil rapid nya reaktif maka akan mengikuti seleksi pada sesi cadangan pada tanggal 8 Oktober 2020 dengan rekomendasi Satgas Covid-19,” jelas Wiwin.
Sementara, peserta yang hasil rapid non reaktif tetapi suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius akan tetap mengikuti tes di tanggal 7 Oktober namun di ruang berbeda yang sudah disiapkan.”Di tempat terpisah ruangan khusus diawasi petugas yang mengenakan masker, face shield dan sarung tangan karet,” katanya.
Baca Juga: Tangis Haru Pecah di Pendopo Lebak Saat Ratusan Calon Haji Dilepas ke Tanah Suci
Kepala BKPP Lebak Edi Wahyudi menambahkan, pemaksaan tes SKB yang menyisakan waktu satu bulan lebih diharapkan bisa memberikan angin segar kepada peserta tersebut. “Tetap jaga kondisi kesehatannya dan semoga tidak terpapar Covid. Gunakan waktu untuk terus belajar agar pelaksanaannya nanti bisa mendapatkan nilai terbaik,” pungkasnya. (mulyana/made)
