SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Pandeglang, Defit Tanfidiyah meminta Pemkab Pandeglang agar lebih mengembangkan potensi seni pencak silat. Dia menilai, saat ini pencak silat di Kabupaten Pandeglang terancam pudar.
“Kami pengurus PPSI Pandeglang meminta kepada Pemda Pandeglang agar seni pencak silat ini lebih dikembangkan kembali, karena terancam pudar,” kata Defit saat melakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang di Ruang Pintar, Rabu (26/8).
Lanjutnya, keluh kesahnya itu juga telah ditanggapi dengan baik oleh Bupati dan Wabup. “Alhamdulilah, kami telah berbicara dengan Bupati dan Wabup Pandeglang, dan mereka sangat merespon sekali akan membantu untuk lebih mengembangkan seni pencak silat di Kabupaten Pandeglang. Tentunya ini harapan kami, karena pencak silat merupakan warisan budaya leluhur kita yang harus dilestarikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bersama para pengurus PPSI bertekad untuk terus memajukan seni pencak silat di Kabupaten Pandeglang. “Seni budaya pencak silat harus tumbuh subur dan diminati oleh seluruh kalangan masyarakat. Semoga kehadiran kami dapat melahirkan para generasi muda yang memiliki prestasi, sehingga dapat mengharumkan nama Pandeglang di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.
Sementara itu, Wabup Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengatakan, Pemkab Pandeglang akan terus berupaya untuk mengembangkan seni pencak silat. “Pencak silat merupakan seni bela diri yang memiliki nilai-nilai filosofi, moral, ahlak dan nilai keagamaan. Maka dari itu sudah sepatutnya seni pencak silat ini kita kembangkan dan lestarikan,” katanya.
Dia juga mengaku, sangat mengapresiasi keberadaan PPSI di Kabupaten Pandeglang. Adapun sebagai bentuk upaya mengembangkan potensi seni pencak silat, Pemda Pandeglang akan mencoba mengkolaborasikan seni budaya itu dengan destinasi wisata.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
“Sangat cocok sekali jika kita kombinasikan antara tourism bisnis dan seni budaya. Jadi wisata yang berbudaya, yang pada intinya adalah dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























