SATELITNEWS.ID, TANGSEL—Kota Tangsel berhasil meraih penghargaan Kota Layak Pemuda dengan kategori utama. Bakal calon wakil walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menilai, penghargaan yang diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga, itu menjadi salah satu keberhasilan yang dibuat Pemkot Tangsel selama periode kepemimpinan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie.
Menurut Pilar, penghargaan Kota Layak Pemuda merupakan status prestisius untuk disandang Kota Tangsel, kota yang belum lama terbentuk. Karena itu, Pilar mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberhasilan tersebut. “Penganugerahan Kota Layak Pemuda merupakan prestasi luar biasa yang sudah tentu menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga dan meneruskannya,” kata arsitek berusia 29 tahun itu, saat ditemui di kawasan BSD City, Jumat (4/9).
Di sisi lain, status Kota Layak Pemuda turut menjadi pemicu bagi Pilar untuk semakin meningkatkan mutu pemuda di Tangsel. Dalam kontestasi Pilkada Tangsel, Pilar mendampingi Benyamin Davnie sebagai bakal calon walikota. “Bersama Pak Ben, kami berkomitmen untuk membuat Tangsel semakin maju dan berkembang. Status Kota Layak Pemuda juga memicu kami untuk terus meningkatkan kualitas para pemuda Tangsel dan generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa yang tangguh, unggul, dan mampu bersaing hingga kancah internasional,” jelas Pilar.
Dikatakan Pilar, pemuda menjadi salah satu potensi luar biasa yang dimiliki Tangsel. Karena itu, Pilar berencana untuk memperluas wadah pemuda untuk menyalurkan inovasi dan kreativitasnya.
Selama periode kepemimpinan Airin dan Benyamin, Pilar mengingatkan, sejumlah kebijakan dan program Pemkot Tangsel berhasil mengakomodasi kebutuhan pemuda. Pemkot, Pilar melanjutkan, mendukung upaya pengembangan dan pemberdayaan potensi pemuda. “Tak heran jika pemuda di Tangsel mampu mendukung pembangunan kota di bidang ekonomi, politik, sosial, juga budaya,” jelas Pilar.
Seperti diketahui, penganugerahan Kota Layak Pemuda terbagi menjadi beberapa kategori, yakni utama, madya, dan pratama. Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki kabupaten/kota sebelum diberikan status Kota Layak Pemuda, seperti regulasi pemerintah mendukung sektor kepemudaan, penganggaran, memfasilitasi kegiatan pemuda, juga infrastruktur program kepemudaan. “Bersama Pak Benyamin, kami berkomitmen untuk memperluas wadah bagi para pemuda menyalurkan bakat, minat, inovasi, juga kreativitasnya,” Pilar menegaskan. (rls/dm)