SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Tak sedikit nelayan di Kabupaten Pandeglang tercatat oleh pihak Dinas Perikanan (Diskan) Pandeglang, masih enggan mendaftar asuransi.
Kepala Diskan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, setiap tahunnya nelayan masih banyak yang enggan mengikuti asuransi. Maka pihaknya memberikan pemahaman kepada para nelayan, terkait pentingnya menjadi peserta asuransi nelayan.
“Padahal asuransi itu penting untuk nelayan, ketika terjadi musibah menimpa. Bukan berarti musibah diinginkan ya, akan tetapi untuk antisipasi. Namun nelayan Pandeglang yang mengikuti asuransi dalam setiap tahunnya masih rendah,” kata Suaedi saat dihubungi via WhatsApp (WA), Minggu (27/9).
Suaedi mengungkapkan, sejauh ini sudah ada 8.000 nelayan yang sudah ikut asuransi. Namun jumlah yang melakukan perpanjangan masa aktif asuransi nelayan, dalam setiap tahunnya masih minim atau tercacat tidak lebih dari 3.000 nelayan.
“Asuransi itu tiap tahunnya harus diperpanjang. Maka saya harapkan nelayan untuk ikut asuransi dalam setiap tahunnya, karena itu sebagai antisipasi ketika terjadi Lakalaut (kecelakaan laut),” harapnya.
Untuk jenis auransi bagi para nelayan lanjut Suaedi, ada dari Jasindo dan BPJS. Untuk premi asuransi Jasindo dalam hanya sebesar Rp175 ribu per tahun dan BPJS sebesar Rp16 ribu per bulan.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Gelar Open Biding Untuk 4 Jabatan Strategis Ini
“Nilai klaimnya juga lumayan besar ketika para nelayan terkena musibah, yakni sebesar Rp200 juta. Namun tentunya kita tidak mengaharapkan musibah itu datang, tapi saya rasa antisipasi itu penting dilakukan nelayan,” tandasnya.
Terpisah, Ketua Paguyuban Nelayan Pandeglang, Encep Waas mengaku, memang penting nelayan ikut asuransi. Oleh karena itu, pihaknya mendukung Dinas Perikanan Pandeglang, untuk terus mendorong kesadaran para nelayan untuk mengikuti asuransi.
“Saya juga mengajak kepada para nelayan Pandeglang untuk ikut asuransi dalam setiap tahunnya. Karena kalau terjadi musibah, bisa terbantu beban nelayan ketika sudah menjadi peserta asuransi,” pungkasnya. (nipal/aditya)
