SATELITNEWS.ID, SEPATAN—Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), di Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, ditampeli label di depan rumahnya. Hal itu dilakukan agar tidak mendapatkan bantuan dobel.
Kepala Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Muhammad Hotib mengatakan, rumah setiap KPM di Desa Pisangan Jaya, dipasangi label penerima bantuan. Katanya, hal itu merupakan bentuk transparansi penerima dan untuk mengantisipasi ketidaktepatan sasaran bantuan.
Lanjut Khotib, selain bentuk Transparansi, agar bantuan bisa diberikan secara merata dan tidak ada warga yang mendapat bantuan yang dobel. Pasalnya, saat ini banyak Bansos, diantaranya dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan provinsi, bantuan kabupaten, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD).
“Labelisasi ini sebagai bentuk tranparansi kepada penerima manfaat dan masyarakat. Dan agar semua warga yang tidak mampu mendapatkan bantuan secara merata,” kata Khotib kepada Satelit News, Minggu (27/9).
Kades Pisangan Jaya yang akrab disapa Balok ini menambahkan, saat ini pihaknya sedang menata administrasi, baik di bidang pelayanan, pembangunan, kesejahteraan rakyat (Kesra), dan bidang pemerintah.
“Semua ini dilakukan untuk Pisangan Jaya lebih baik, makmur, sejahtera, maju, dan lebih gemilang,” tukasnya.
Baca Juga: Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang
Sementara itu, Tenaga Kesejateraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sepatan, Badrun Ilman mengatakan, untuk saat ini penyaluran BPNT terus dilakukan oleh pihak ketiga dalam hal ini BRI melalui agen BRILink.
Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima topup sebesar Rp200.000 di setiap bulannya. Kata dia, hanya saja penerima tidak boleh menarik dana tersebut berupa uang, karena wajib dibelanjakan kepada warung yang merupakan agen BRILink, dalam artian nominal Rp200 ribu dalam bentuk kebutuhan pokok.
Dia juga berharap, dengan adanya stiker ini bisa membantu desa dalam pengajuan Bansos Covid-19, agar tidak berganda dan bantuan menjadi tepat sasaran.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja PSM kecamatan, khususnya Desa Pisangan Jaya dan juga Kepala Desa Pisangan Jaya yang sudah berinisiatif membuat stiker penerima Bansos BPNT/BSP dan PKH. Pasalnya, belum ada pendistribusian stiker dari Dinsos untuk Kecamatan Sepatan, karena tergajal Covid-19,” katanya. (alfian/aditya)
























