SATELITNEWS.ID, SERANG–Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, menyebutkan dari total 411 formasi yang ada, 16 formasi dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Serang tahun 2020 tidak terisi. Hal itu, karena minimnya pendaftar hingga tak lolos passing grade.
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Muhamad Ishak Abdul Rouf mengatakan, untuk rekrutmen CPNS tahun 2020 yang lulus hanya 395 orang. Sedangkan 16 formasi yang kosong tersebut terdiri dari, formasi guru prakarya 1 orang, teknis transfusi darah 5 orang, dokter spesialis bedah anak 1, dokter spesialis jantung 1, pelaksana penyuluh pertanian 6 dan arsiparis 2 orang.
Menurutnya, adanya formasi kosong itu diakibatkan karena peserta ada yang tidak lulus dan ada juga yang pendaftarnya kurang. “Ada yang Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)-nya nggak lulus, ada juga yang nggak hadir. Yang jelas kekurangan dari passing grade,” kata Ishak, Kamis (5/11).
Katanya, formasi yang kosong tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan oleh Pemkab. Sehingga Pemkab merasa dirugikan jika tidak terisi. “Sangat disayangkan, otomatis kita kehilangan 16 formasi,” tandasnya.
Menurutnya, untuk kemungkinan kekosongan seperti ini memang tidak bisa diantisipasi. Sebab semua bergantung pada kemampuan peserta yang ikut, jika kemampuannya dibawah tidak bisa dipaksakan. “Karena sekarang sistem Computer Assisted Test (CAT), kalau di bawah passing grade gagal semua. Ini (16 formasi,red) ya nggak terisi saja, pasti kita ajukan lagi karena kebutuhan. Tapi tahun depan kita nggak tahu, ada nggak formasinya. Karena kita ajukan ke pusat, di pilah lagi kita terima formasi sudah dari pusat, tapi pusat juga usulan dari kita,” terangnya.
Setelah rekrutmen selesai tambahnya, mereka yang lulus dan sudah pemberkasan akan ikut Pendidikan Pelatihan Dasar (Latsar) tahun depan. Untuk tahun ini, pihaknya belum tahu Latsar akan dilakukan dimana. Karena masih menunggu penetapan anggaran.
Baca Juga: Ratusan CPNS Digembleng Jadi Abdi Negara, BKPSDM Banten Ingatkan Tidak KKN
“Dulu di Pandeglang, kerjasama dengan Kopasus. Kalau sekarang lihat situasi dulu,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Serang, Mujiyati Erianis menambahkan, untuk 16 formasi yang kosong terjadi karena sebelumnya berdasarkan integrasi SKB dan SKD, formasi kosong ada 23 orang.
Namun 7 diantaranya bisa terisi dari peserta dan jabatan kualifikasi pendidikan yang sama. “Jadi peserta SKB di rangking, dan isi jabatan yang sesuai jabatan dan kualifikasi pendidikan mereka. Yang tidak terisi, kebanyakan tenaga kesehatan (Nakes), karena pelamar minim,” imbuhnya. (sidik/mardiana)

















