SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pandeglang, hingga saat ini terus menggencarkan swab test atau tes usap. Serta sosialisasi pentingnya mengubah perilaku dengan menerapkan 3 M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak).
Dari gencarnya gerakan yang dilakukan itu, setiap harinya angka kasus konfirmasi atau positif Covid-19 di Pandeglang terus mengalami kenaikan dan masyarakat mulai beperan aktif dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sekertaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin mengklaim, pihaknya tak henti-hentinya berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pandeglang. Cara apapun sudah dilakukan pihaknya, agar penyebarannya tak meluas. Namun untuk saat ini Pemkab Pandeglang sedang fokus dua hal, yakni menggencarkan swab test dan sosialisasi agar masyarakat mengubah perilaku atau menerapkan 3 M.
“Hingga saat ini kami masih fokus menangani Covid-19. Selain melakukan imbauan agar masyarakat mengubah perilakunya dalam aktivitas sehari-hari dengan menerapkan 3 M, kami juga gencarkan swab test,” kata Pery saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/11).
Menurut Pery, semakin meningkatnya angka kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang, didominasi oleh hasil swab test yang hingga saat ini terus dilakukan oleh pihaknya.
“Kenapa angka yang positif di Pandeglang terus meningkat, itu karena hasil gerakan kami yang menggencarkan swab test di 35 kecamatan. Kalau dulu kan sifatnya kita menunggu, tapi sekarang kita mencari agar segera terputus penyebaran Covid-19 ini,” jelasnya.
Baca Juga: Jalankan Instruksi, Pemkab Tangerang Pilih Berlakukan WFH
Makanya dia menegaskan, agar masyarakat jangan sampai melepaskan protokol kesehatan. Karena tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, diyakininya Covid-19 sulit lenyap dari muka bumi ini.
“Kan kuncinya agar Covid-19 ini musnah ada di perilaku masyarakat tersebut. Maka dari itu, masyarakat harus terus disiplin dan tetap menerapkan 3 M dalam kesehariannya,” harapnya.
Kepala Pelaksana Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Surya menambahkan, angka total yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu sudah mencapai sebanyak 240 orang. Bahkan dari jumlah tersebut, sebanyak 9 orang meninggal dunia.
“9 orang yang positif Covid-19 meninggal dunia, sisanya 185 sembuh dan 46 orang diisolasi serta dirawat. Kami terus gencarkan sosialisasi agar masyarakat dapat berperan aktif melawan Covid-19 melalui gerakan 3 M,” pungkasnya. (nipal/aditya)
