SATELITNEWS.ID, CIPUTAT TIMUR—Pagi yang tenang mendadak pecah di kawasan Cirendeu, Ciputat Timur, pada Selasa (17/11). Massa beringas kepada dua pria bersenjata yang diduga baru pelaku pencuri tas pengendara mobil ditangkap warga.
Kanitreskrim Polsek Ciputat Timur, Iptu Hitler Napitupulu, membenarkan ada aksi pencurian barang seorang pengendara mobil itu. Modus yang digunakan yaitu pelaku memberi tahu korban bahwa ban kendaraannya kempes.
“Iya benar, tersangka mendekat mobil korban dengan bilang ban kempes. Saat korbannya turun (untuk mengecek ban), tersangka langsung mengambil tas (di mobil korban),” ujar Hitler melalui pesan singkat.
Kedua tersangka pelaku ditangkap setelah sempat melarikan diri dari kejaran warga dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Tangerang Selatan (Tangsel) yang sedang mengatur arus lalu lintas.
Ilham Hamdani, anggota Danlops 94 Dishub Tangsel yang ikut melakukan pengejaran menjelaskan, pelaku yang berboncengan sepeda motor itu awalnya disebut maling oleh massa yang mengejar mereka.
“Jadi dia teriakin mobil ban kempes, si pengendara berhenti. Kemudian tas di dalam mobil diambil. Ada warga yang lihat, langsung diterikain. Dikejar,” ujar Ilham.
Ketika hendak melintas di pertigaan Cirendeu, Ciputat, kedua pelaku berbalik arah karena melihat ada petugas Dishub yang sedang mengatur arus lalu lintas. Pelaku lalu mengacungkan senjata untuk menakut-nakuti warga yang mengejar mereka.
“Tiba-tiba dia memutar balik di depan kami bertiga, dan pada saat itu juga pelaku mengacung senjata ke warga yang ngejar,” kata Ilham.
“Tapi tetap dikejar lagi sama warga. Kami juga langsung ikut kejar,” sambungnya.
Ilham mengatakan, tersangka kabur ke dalam salah satu perumahan di kawasan Ciputat dan ditangkap setelah terkepung massa yang melakukan pengejaran.
Warga bersama petugas Dishub yang melakukan penggeledahan mendapati satu pucuk senjata jenis airsoft gun serta tiga tas yang diduga hasil pencurian dari tangan para tersangka itu.
“Dia (pelaku) bawa tiga tas. Satu tas berisi barang berharga dibuang pas pengejaran. Itu diamankan oleh warga yang mengejar,” kata Ilham
“Yang satu lagi kayaknya dia sempat mencuri sebelumnya enggak tahu di mana dan satu di dalam box. Sudah kosong isinya,” ujar dia.
Salah seorang saksi yakni M Azhari (29) mengatakan, dirinya ikut menangkap keduanya. Awalnya terduga terlihat sedang berusaha melarikan diri dari arah Lebak Bulus ke arah Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel.
Keduanya berhasil diamankan saat memutar balik di jalan karena terjadi macet di Pondok Cabe. Mereka ditangkap saat masuk ke dalam Komplek Prima yang berada tepat di dekat kantor Pos Polisi Subsektor (Pos Polsubsektor) Cireundeu.
“Tiba-tiba di jalan ada pengemudi ojol pada teriak maling. Dia mutar balik masuk ke Komplek Prima, lalu warga rupanya sudah mengepung, pelaku pun berhasil ditangkap,” ujar Azhari yang juga seorang sekuriti di Pegadaian Cireundeu, Ciputat Timur, di lokasi.
Saat dikejar massa, kedua pria yang membawa senjata menyerupai pistol itu tampak ingin melepaskan tembakan. “Maksudnya biar enggak dikejar massa, dia mau hilangkan jejak. Namun nahas warga sudah kesal, dan langsung mengeroyok pelaku,” jelasnya. (jarkasih)