SATELITNEWS.ID, SERANG–Walikota Serang, Syafrudin, mengaku belum bisa menentukan siapa yang akan menduduki jabatan Sekda Kota Serang dalam waktu dekat. Bahkan saking bingungnya dia, Syafrudin mengaku akan mengocok saja nama-nama yang akan menjadi Sekda.
Hal tersebut disampaikan oleh Syafrudin, seusai kunjungan anggota DPRD Provinsi Banten dapil Kota Serang, dalam rangka reses di ruang kerjanya. Kendati Syafrudin dalam menyampaikan hal tersebut, dalam suasana bercanda.
“Kalau nanti pusing-pusing, kita kocok aja kayak arisan. Jadi nanti yang menyaksikan (pengocokan nama Sekda) itu para wartawan,” ujar Syafrudin, seraya tertawa, Kamis (10/12).
Menurutnya, ia tidak bisa menentukan siapa Sekda terpilih dalam waktu dekat lantaran masih menunggu segala masukan dari tokoh masyarakat dan juga saran dari partai pengusungnya. “Masih meminta pendapat dari ulama, dari partai, dari tokoh masyarakat. Kan beda-beda itu masukan dari masing-masing pihak. Jadi masih menunggu masukan,” terangnya.
Selain itu, ia juga mengaku tengah melakukan salat istikharoh dalam menentukan Sekda yang akan membantu tugas dirinya satu periode ke depan. Meskipun hingga saat ini, ia mengaku belum mendapatkan pencerahan dalam istikharohnya.
“Istikharohnya belum nongol-nongol ini. Kalau penetapan Sekda terpilih, sebulan lah kami target. Ini kan masih ada lah waktunya, masih ada Plt. Sekda yang menjalankan tugas Sekda,” ungkapnya.
Untuk diketahui, KASN telah memberikan rekomendasi tiga besar nama calon Sekda, kepada Walikota Serang. Tiga nama tersebut yakni Ahmad Syaukani, Nanang Saepudin dan Moch Poppy Nopriadi.
Berdasarkan aturan, saat ini bola penentuan siapa yang akan menduduki jabatan Sekda seluruhnya ada di tangan Walikota Serang. Kendati tidak ada batasan waktu, diharapkan Walikota dapat segera menentukan Sekda definitif berdasarkan nama yang telah direkomendasikan KASN.
Sebelumnya, Syafrudin mengaku, dirinya menginginkan Sekda yang mampu menjalankan tugas-tugas yang melekat pada jabatan tersebut. Seperti mengatur jalannya birokrasi di Kota Serang. Selain itu, Sekda pilihannya harus mampu menjalankan tugas koordinasi antar OPD.
“Bisa menata birokrasi, bisa berinteraksi dengan masyarakat dan bisa juga memenuhi kinerja yang baik,” tandasnya. (dzh/bnn)