SATELITNEWS.ID, LABUAN—Akibat adanya salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Kecamatan Labuan, hasil swabnya menunjukan terpapar atau positif Covid-19. Alhasil, pelayanan di Puskesmas dihentikan atau ditutup sementara selama satu hari.
Penutupan sementara yang terhitung Kamis-Jumat (10-11/12) itu dilakukan, karena semua gedung berikut fasilitasnya bakal dilakukan sterilisasi terlebih dahulu. Tujuannya agar tak ada penyebaran Covid-19 kembali di lingkungan tersebut.
Kepala Puskesmas Labuan, Angga Iskandar Winata membenarkan, ditutup sementaranya pelayanan di Puskesmas Labuan, karena ada salah seorang Nakes terkonfirmasi Covid-19.
“Kami menerima hasilnya kemarin (Rabu 9/10), tapi yang bersangkutan sudah melakukan isolasi pemeriksaan hasil lab dari akhir bulan kemarin. Sesuai prosedur kami lakukan penyemprotan disinfektan semua ruangan,” kata Angga, Kamis (10/12).
Angga menegaskan, pelayanan Puskesmas Labuan ditutup sementara, karena dilakukan penyemprotan disinfektan selama 1×24 jam yang telah dimulai sejak Rabu (09/12) pukul 21.00 WIB. Layanan Puskesmas sendiri akan kembali dibuka pada Jumat (11/12) pagi.
“Hari ini doang (ditutup), besok (hari ini) juga sudah operasional lagi, karena kasihan masyarakat kalau terlalu lama. Kami cukup satu hari, karena hanya penyemprotan disinfektan ruangan saja, dan orang-orangnya tidak banyak yang sakit. Kecuali kalau misalnya karyawan kami banyak dan kita kekurangan petugas baru,” jelasnya.
Baca Juga: Bayi di Depan Klinik Pondok Aren Diduga Hasil Hubungan Gelap, Ibu Dirawat di Puskesmas
Angga mengungkapkan, bahwa salah seorang Nakes yang terkena Covid-19 itu, diduga tertular akibat kontak dengan pasien Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Ya, bisa jadi mungkin kontak dari pasien OTG dan lain sebagainya. Ia sudah isolasi dari tanggal 24 November lalu sampai hari ini. Isolasi sampai 2 minggu,” ujarnya.
Menurutnya, bila ada masyarakat yang membutuhkan layanan emergency, sementara ini dialihkan atau dirujuk ke klinik atau Puskesmas terdekat. “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang mengenai hal itu,” pungkasnya.
Angga a berpesan kepada masyarakat agar terus mendapatkan protokol kesehatan (Protokes), terutama menerapkan 3 M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak).
“Mudah-mudahan ini cepat berlarut, makanya kami tak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar terus mempertahankan perilaku hidup sehat, dengan menerapkan 3M,” tandasnya.
Terpisah, saat hendak melakukan konfirmasi kaitan dengan jumlah total yang terpapar Covid-19 di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, beberapa kali dihubungi via WhatsAap (WA), Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pandeglang, Ahmad Sulaeman, tak merespon panggilan wartawan Satelit News. (nipal/aditya)
Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Segera Imunisasi Campak di Puskesmas atau Posyandu
























