SATELITNEWS.ID, SERANG–Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Serang Utara (GAMSUT), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), IPM, dan Masyarakat Tengkurak melakukan bersih-bersih lingkungan pasca banjir yang terjadi di wilayah Tengkurak kecamatan Tirtayasa. Jumat (11/12). Kegiatan ini dilakukan selain agar lingkungan terdampak banjir menjadi bersih seperti semula, juga untuk meringankan beban.
Ketua Rukun Tetangga 03, Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Samsuri mengatakan, bahwa akibat banjir kondisi lingkungan dan rumah warga menjadi kotor oleh lumpur serta sampah yang terbawa arus air. Oleh karena itu pihaknya sangat berterimakasih kepada sejumlah elemen yang ikut serta berkontribusi membantu masyarakat membersihkan lingkungan.
“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan gotong royong ini, meringankan masyarakat yang kesulitan membersihkan semua sisa sisa banjir, terutama pada saluran irigasi yang tidak mengalir karena genangan lumpur yang tebal,” kata Samsuri.
Koordinator GAMSUT peduli, Agung mengatakan upaya bersih-bersih ini dilakukan agar masyarakat yang terkena musibah banjir akibat sungai ciujung yang meluap sebab curah hujan deras yang terjadi selama beberapa hari terkahir ini bisa kembali normal.
“Kami berharap semoga musibah ini bisa menjadi tolak ukur agar masyarakat setempat bisa lebih menjaga lingkungan agar tidak lagi terjadi banjir, dan semoga pemerintah bisa menanggulangi bencana ini dengan membuat tanggul di bibir sungai ciujung,” katanya.
Elemen yang bergerak dalam kegiatan ini, menurutnya merasa bersyukur bisa membantu membersihkan lokasi pasca banjir, dan bisa membantu masyarakat mengembalikan kondisi lingkungan dampak banjir.
Baca Juga: Tumpukan Sampah Sempat Menyumbat Aliran Sungai Cibanten Serang
Sementara, Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhony E Wangga mengatakan, banjir yang melanda 9 kecamatan saat ini sudah kondusif semua. Warga sudah kembali ke rumahnya masing – masing untuk beraktifitas seperti biasa.
“Banjir sudah kita selesai, 9 kecamatan sudah kondusif semua. Kalau untuk penyaluran bantuan info dari ketahanan pangan dan dinsos akan disalurkan hari selesa berupa sembako, kalau kita hanya bantuan biasa,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
