SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Pemkab) Lebak berencana meminta penambahan kuota gas elpiji 3 Kilogram kepada pihak Pertamina. Hal tersebut, seiring dengan penambahan populasi jumlah penduduk juga mengantisipasi kelangkaan jelan libur Natal dan Tahun Baru 2021.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Agus Reza mengatakan, permintaan tambahan kuota gas yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu tersebut untuk mengantisipasi Nataru. Mengingat, di masa pandemi Covid-19 ini masyarakat dipastikan akan memanfaatkan libur di wilayah masing-masing.
“Ya, untuk mengantisipasi kelangkaan saat libur Natal dan Tahun Baru. Mengingat di masa pamdemi Covid-19 ini dipastikan masyatakat banyak memanfaatkan waktu libur di rumah masing-masing. Maka, kami mengusulkan tambahan kuota, dan itu direalisasi dari tanggal 13 sampai 30 Desember 2020. Itu dilakukan secara kontinyu,” ujar Agus Reza, saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.
Penambahan kuota elpiji 3 Kg, kata Reza, sesuai dengan formula kebutuhan penggunaan masyarakat Kabupaten Lebak. Ia menyebut, dalam setahun kebutuhan elpiji 3 Kg sebanyak 6,6 juta tabung per tahun.
Soal kesulitan masyarakat memperoleh elpiji 3 Kg dalam beberapa hari terakhir, menurut Reza, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. “Ada beberapa faktor terjadi kelangkaan, karena tidak ada penambahan kuota pada bulan November dan terjadi peningkatan pemakaian yang tinggi,” jelas Reza.
Lanjut Reza, pihaknya juga telah mengirim surat teguran kepada Hiswana Migas Koordinator Wilayah Lebak. “Kami minta prioritaskan kepada masyarakat atau konsumen dulu sesuai HET, dan meminta agar tidak dijual ke pengecer. Secara teknis, mereka yang akan mengimbau kepada agen dan pangkalan, jika tidak mengindahkan tentu ada sanksinya,” tegas Reza.
Baca Juga: Musim Kemarau DSDABMBK Tangsel Kebut Normalisasi Sungai
Kepala Disperindag Lebak, Dedi Rahmat menambahkan, adanya permintaan penambahan kuota elpiji 3 Kg ini untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan di tengah pandemi Covid-19, serta memberikan kemudahan kepada masyarakat Lebak. “Kalau kuotanya banyak, diharapkan bisa mengantisipasi kelangkaan,” kata singkatnya.(mulyana/made)























