SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pengembangan prestasi atlet dengan menggunakan pendekatan sport science terus diupayakan KONI Kabupaten Tangerang. Guna mendukung keinginan tersebut, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) dibekali peralatan modern untuk mengukur kemampuan atlet oleh KONI Kabupaten Tangerang.
“Mulai tahun depan kita sudah bisa mengukur kemampuan atlet dengan menggunakan peralatan modern yang mendukung penerapan sport science. Dengan penggunaan peralatan ini diharapkan bisa mengukur kemampuan atlet dengan akurat,” kata Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, H.M Komarudin, kemarin.
Salah satu peralatan modern yang dibekali oleh KONI Kabupaten Tangerang adalah polar team. Peralatan ini digunakan untuk mengetahui daya tahan atlet dalam melakukan latihan sampai menghitung VO2 maks dan kalori atlet.
Dengan peralatan ini pelatih bisa mendapat data yang akurat untuk menyusun program latihan disesuaikan dengan peningkatan kemampuan atlet secara berkala. Sehingga kemampuan atlet dapat diarahkan untuk bisa mencapai peak performance (puncak penampilan) sesuai dengan kompetisi yang akan diikuti.
Ketua Bidang Binpres Setyo Purwanto mengatakan, peralatan yang disediakan KONI Kabupaten Tangerang selain digunakan buat atlet berprestasi yang tergabung dalam program Tangerang Gemilang, ke depan juga bisa digunakan oleh atlet yang merupakan binaan pengcab anggota KONI Kabupaten Tangerang.
“Dari sini kita akan dapat data seberapa serius atlet menjalani latihan dan bagaimana program latihan yang diberikan pelatih dijalani dengan benar. Kita ingin semua latihan dikembangkan berbasis data, sehingga bisa diukur peningkatan atau penurunannya dengan jelas,” beber Setyo.
Keberadaan peralatan sport science diungkap Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), juga dimanfaatkan sebagai solusi untuk latihan mandiri yang banyak dikembangkan cabang olahraga dalam masa pandemi Covid-19. Dengan peralatan modern aktivitas atlet dapat terekam dengan baik dan diinput dengan media online.
“Selama ini kita tidak punya sarana memantau latihan atlet yang datanya bisa kita lihat secara data, selama pandemi Covid-19 kita hanya bisa melihat latihan secara visual lewat rekaman video aplikasi media sosial. Tapi kita tidak bisa mendapat data pastinya, peralatan ini membantu kita untuk mendapatkan data akurat,” beber Setyo. (gatot/jpg)