SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Pemkab Lebak membuka opsi kembali bakal menerapkan PSBB. Hal ini menyusul semakin meningkatkan angka penderita Covid-19 di Bumi Multatuli. Pernyataan itu disampaika Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Setda Lebak, Alkadri.
“Ya, tidak menutup kemungkinan PSBB kembali diperpanjang. Indikikatornya, angka Covid naik signifikan,” ujar Alkadri saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.
Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak, ini menjelaskan, tidak menutup kemungkinan PSBB akan kembali diperpanjang. Kondisi itu berdasarkan hasil rapat evaluasi pencegahan Covid-19 yang digelar di Rumah Dinas Bupati Lebak. “Tadi (kemarin) Satgas Penanganan Percepatan Covid-19, sudah menggelar rapat evaluasi. Dari hasil itu, terlihat arahnya akan kembali digelar PSBB,” katanya.
Namun dalam teknisnya, Alkadri kembali menjelaskan, rencana akan kembali di gelar PSBB masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup)-nya. “Ya, untuk teknisnya masih menunggu Perbupnya,” imbuhnya.
Penyebaran Covid-19 di Lebak, hingga per tanggal 26 Januari 2021 ini yang terkonfirmasi Dari 1.249 kasus, sebanyak 647 orang pasien masih menjalani isolasi dan 196 orang pasien suspek yang juga masih diisolasi dalam pemantauan Satgas.
Sementata, pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang maupun suspek dirawat di tiga rumah sakit yakni RSUD Adjidarmo, RS Misi dan RS Kartini. Sementara pasien positif tanpa gejala atau OTG dirawat di RSI H. Madali.
Baca Juga: Hadapi Arus Mudik 2026, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan Jalan
Saat disinggung tingginya angka terkonfirmasi dan keterbatasannya ruang isolasi di Lebak, Alkadri menyebut alternatif lain isolasi mandiri. “Karena sudah penuh. Alternatifnya isolasi mandiri,” tandasnya. Dihubungi terpisah, Kepala Dinkes Lebak, Triatno Supiyono membenarkan akan kembalinya digelar PSBB. “Iya, tapi untuk waktunya belum tahu” kata singkatnya.(mulyana/made)

















