SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Rumah permanen milik Untung (60), warga Kampung Cisantri, Desa Padasuka, Kecamatan Cimanggu, ludes terbakar si jago merah, sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (25/1), saat ditinggal ke kebun hingga menginap.
Sebelum terbakar hebat, menurut informasi yang dihimpun, rumah itu terlebih dulu mengeluarkan asap dari atap rumah. Bahkan, asap itu telah membuat tetangga pemilik rumah dan warga sekitar panik hingga berhamburan keluar rumah.
Beberapa menit kemudian, api pun muncul dan membesar hingga melahap rumah tersebut. Api akhirnya dapat dipadamkan, setelah disiram oleh warga dan dibantu tim pemadam kebakaran dari salah satu perusahaan di wilayah tersebut.
Pemilik rumah, Untung mengaku tidak mengetahui rumahnya terbakar. Dia baru mendapatkan kabar setelah rumah dan barang-barang berharganya ludes terbakar. Kata dia, menurut keterangan dari tetangganya, api itu diduga akibat korsleting aliran listrik karena munculnya dari atap rumah.
“Saya sedang bekerja di kebun dan menginap di kebun. Tak lama kemudian, saya mendapat kabar rumah saya terbakar dan saya bergegas pulang dan benar saja terbakar,” kata Untung, Selasa (26/1).
Sebagian harta bendanya kata Untung, berhasil diselamatkan oleh warga sekitar. Bahkan warga juga berhasil memadamkan api dibantu oleh pihak pemadam kebakaran, sehingga tak merambat ke rumah warga lainnya.
Baca Juga: Rumah Dua Lantai Terbakar di Pondok Aren, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta
“Atas bantuan para warga, barang-barang berharga seperti motor dapat diselamatkan. Alhamdulillah, apinya juga tak merambat ke rumah yang lain, karena berhasil dipadamkan,” tandasnya.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya memastikan dalam musibah kebakaran tersebut tak ada korban jiwa.
“Ya benar, kami juga sudah melakukan pendataan. Tidak ada korban, karena saat kejadian rumah sedang dalam keadaan kosong ditinggal pemilik bekerja di kebun,” katanya.
Pihaknya memperkirakan yang dialami pemilik rumah mencapai Rp250 juta. Sebab selain rumah yang ludes, tidak sedikit harta bendanya ludes juga terbakar.
Sejauh ini lanjut Ade, kebakaran itu terjadi diduga akibat adanya korsleting aliran listrik di rumah tersebut. “Hasil keterangan yang kami gali, kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























