Kamis, 4 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Budidaya Cupang, Hoki di Tengah Pandemi

Kampung Cupang Karang Tengah Sanggup Ekspor

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 29 Jan 2021 16:04 WIB
Rubrik Bisnis
Budidaya Cupang, Hoki di Tengah Pandemi

BAWA HOKI: Warga Kampung Cupang Karang Tengah, Kota Tangerang menunjukan ikan hias yang kini banyak digeluti warga setempat. (IRFAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, KARANGTENGAH—Pandemi virus corona menyebabkan sebagian besar masyarakat terkena dampaknya. Baik secara ekonomi, kesehatan hingga kehidupan sehari-hari. Namun di Kampung Cupang, RW 05 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, hanya dampak positif yang dirasakan warga setempat.

Wabah Covid-19 yang menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas mendongkrak minat terhadap ikan cupang atau ikan beta. Sementara ikan yang kini digemari beragam kalangan tersebut sudah lama dibudidayakan warga Kampung Cupang.

Hampir seluruh warga RW 05 Kampung Karang Tengah merupakan pembudi daya ikan cupang. Bila berkunjung ke kampung yang berada di pemukiman padat penduduk itu, nampak mereka sudah lihai dalam menangani ikan hias tersebut.

Sekretaris Beta Karang Tengah, Matroji mengungkapkan masyarakat di Kampung Cupang sudah lama menggeluti dunia ikan hias. “Bahkan ada yang sudah bermain ini (ikan cupang-red) sejak tahun 90an. Tapi itu dicampur dengan ikan hias lain,” ujar Matroji kepada Satelit News.

Di kampung itu, terdapat kelompok pembudi daya yang sudah resmi terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang sejak tahun 2018 lalu.

“Karena sudah terdaftar kita dapat bantuan dari KKP. Bantuan itu berupa uang yang kemudian kita belanjakan untuk peralatan budi daya ikan cupang,” kata kepada Satelit News.

BeritaTerbaru

Tekanan Ekonomi Meningkat, Banyak Warga Lebak Jual Emas

Tekanan Ekonomi Meningkat, Banyak Warga Lebak Jual Emas

Minggu, 24 Mei 2026 18:58 WIB
Fenomena "Makan Utang" Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

Fenomena “Makan Utang” Lewat Pinjol Tembus Rp 101 Triliun

Minggu, 24 Mei 2026 13:00 WIB
Tingkatkan Daya Saing, Sinar Mas Land Edukasi Ratusan Pelaku UMKM Cerdas Finansial dan AI

Tingkatkan Daya Saing, Sinar Mas Land Edukasi Ratusan Pelaku UMKM Cerdas Finansial dan AI

Sabtu, 23 Mei 2026 19:14 WIB
Kawasan Industri Tunjungteja Mulai Bergejolak, Warga Tuding Terjadi Penyerobotan Lahan

Kawasan Industri Tunjungteja Mulai Bergejolak, Warga Tuding Terjadi Penyerobotan Lahan

Sabtu, 23 Mei 2026 18:24 WIB

Diakui Matroji, saban hari pembudi daya ikan cupang memang kian menjamur. Pada tahun 2018, anggota kelompoknya berjumlah 54 orang. Angka itu melonjak di tahun 2021 menjadi 200 orang lebih.

“Anggota kita terus bertambah. Yang terdaftar di 2018 itu ada 54 orang. Tapi sekarang sudah lebih sekitar 200-an. Itu dicampur dengan anggota yang belum resmi terdaftar,” kata Matroji yang sehari-hari bekerja sebagai staf laboratorium perikanan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) itu.

Menurut pegawai yang berencana pensiun dini itu, selama pandemi Covid-19, warga Kampung Cupang tidak terdampak negatif secara ekonomi. Yang terjadi adalah sebaliknya. Warga setempat mengeruk keuntungan besar dari bisnis ikan cupang lantaran permintaan yang terus meningkat.

Dia mengatakan keuntungan dari budi daya ikan cupang sangat menggiurkan. Dalam satu bulan, pembudi daya dapat meraih omzet hingga belasan juta rupiah. Tak heran, banyak masyakarat yang memutuskan bergelut di bisnis ini.

“Hitungan kotornya anggaplah 1 cupang 5 ribu rupiah. 1 peternak itu bisa menghasilkan ribuan ikan sekali panen dan langsung habis karena kita punya pangsa pasarnya masing-masing,” ungkapnya.

Tak hanya lokal, kelompok ini juga sudah menjamah pasar internasional. Seperti, Malaysia, Britania Raya, Amerika Serikat, Singapura dan Thailand.

Salah satu penjual ikan cupang yang mengambil produk di Kampung ini, Yueel Alexander Barus mengatakan harga jualnya bahkan bisa 4 kali lipat. Tergantung kesepakatan saat transaksi.

“Biasanya saya posting di media sosial. Nanti yang di luar negeri ada yang tertarik ya kita jual. Kalau harga bervariasi. Biasanya kalau sudah suka berapa pun rela walaupun jutaan rupiah,” katanya.

Begitu juga dengan kolektor. Yueel mengaku tak dapat memberikan harga pasti. Lantaran, kolektor rela menggelontorkan biaya berapapun dengan ikan yang mereka suka.

“Saya nggak bisa mastiin harganya tergantung kesepakatan. Karena kalau kita posting jenis Gold Cooper, Tembaga atau Avatar kalau disukai kolektor suka dengan harga tinggi ya mereka ambil,” ujarnya.

Menurut Yueel, ikan yang juara pada kontes akan semakin mahal harganya. “Dalam kontes sebenarnya yang dicari bukan uangnya tapi juaranya. Kalau juara terus ikan akan semakin malah harganya,” pungkasnya. (irfan/gatot)

Tags: budidayahokikampung cupangkota tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Andra Soni Promosikan Banten sebagai Pusat Industri Strategis di Forum Bisnis Indonesia–Tiongkok
Banten Region

Andra Soni Promosikan Banten sebagai Pusat Industri Strategis di Forum Bisnis Indonesia–Tiongkok

Sabtu, 23 Mei 2026 11:45 WIB
IMG_20260522_160243
Bisnis

Playnimals Hadir di Mal Ciputra Tangerang, Tawarkan Hiburan dan Edukasi Bagi Keluarga

Jumat, 22 Mei 2026 16:08 WIB
Jelang Iduladha, Omzet Produsen Arang Batok Kelapa di Tangsel Naik 50 Persen
Bisnis

Jelang Iduladha, Omzet Produsen Arang Batok Kelapa di Tangsel Naik 50 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 16:50 WIB
Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang
Bisnis

Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 13:15 WIB
WMS Perluas Budaya #Cari_Aman Lewat Pelatihan Safety Riding
Bisnis

WMS Perluas Budaya #Cari_Aman Lewat Pelatihan Safety Riding

Selasa, 19 Mei 2026 20:59 WIB
Kecepatan Penanganan Jadi Penentu Keselamatan Pasien Aorta Kompleks
Bisnis

Kecepatan Penanganan Jadi Penentu Keselamatan Pasien Aorta Kompleks

Selasa, 19 Mei 2026 20:26 WIB
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Diduga Bacok Anggota Brimob, Dua Oknum DC Diamankan Ke Mapolda Banten

Rabu, 3 Jun 2026 15:03 WIB
3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online, Dinsos Tunggu Verifikasi Data

3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online, Dinsos Tunggu Verifikasi Data

Minggu, 31 Mei 2026 20:28 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Dian Setyawan menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus pembacokan anggota Brimob Polda Banten oleh sebelah orang DC. (ISTIMEWA)

Lagi, Dua Oknum DC Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Diamankan Ke Mapolda Banten

Kamis, 4 Jun 2026 16:34 WIB
Pemkot Tangerang Perluas Peluang Kerja ke Jepang, 271 Tenaga Kerja Telah Diberangkatkan

Pemkot Tangerang Perluas Peluang Kerja ke Jepang, 271 Tenaga Kerja Telah Diberangkatkan

Rabu, 3 Jun 2026 15:51 WIB
PENYERAHAN SERTIFIKAT KIK – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyerahkan Sertifikat KIK Rampak Bedug Pandeglang, kepada Bupati Pandeglang, Rd. Dewi Setiani, pada pembukaan kegiatan Karisma Event Nusantara (KEN) Gebrag Ngadu Bedug 2026, di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Jumat (29/5/2026) malam. (ISTIMEWA)

Kesenian Rampak Bedug Ditetapkan Sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Pandeglang

Sabtu, 30 Mei 2026 17:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.