Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Penanganan Banjir di Kabupaten Pandeglang Terganjal Kewenangan

Oleh Fajar Aditya
Senin, 1 Feb 2021 09:16 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Penanganan Banjir di Kabupaten Pandeglang Terganjal Kewenangan

MEMBANTU WARGA: Tagana dan kepolisian sedang membantu warga yang hendak melintas dari Kecamatan Pagelaran ke Kecamatan Patia menggunakan perahu, beberapa waktu lalu. (NIPAL/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Sendimentasi sungai dan hutan gundul dinilai Bupati Pandeglang Irna Narulita, menjadi penyebab banjir di Kabupaten Pandeglang. Sehingga butuh normalisasi sungai dan peremajaan hutan di gunung. Permintaan itu pernah disampaikan, namun belum ada respon. Pihaknya berencana melakukan koordinasi kembali dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi selaku pihak berwenang.

Bupati Irna mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang sudah sering menjalin koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi banjir di Pandeglang, khususnya wilayah selatan. Koordinasi itu dilakukan, karena sejatinya Pemkab Pandeglang tidak memiliki kewenangan penanganan sejumlah sungai yang melintasi wilayah Pandeglang.

Irna mengungkapkan, sejumlah sungai yang melintasi wilayah Pandeglang merupakan kewenangan Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat, serta belum lagi soal penanganan hutan di beberapa hulu.

“Kan Ibu (Irna menyebut dirinya) juga koordinasi, karena memang curah hujan debitnya sangat tinggi. Karena kewenangan sungai sama sekali tidak ada di kita (Pemkab Pandeglang), adanya itu di Provinsi dan Pusat,” kata Irna, Minggu (31/1).

Menurut Irna, hasil kajian yang dilakukan Pemkab Pandeglang bahwa rutinnya banjir melanda wilayah Kabupaten Pandeglang, yakni didasari oleh dua hal utama seperti berkurangannya lahan di pegunungan dan terjadinya sedimentasi di aliran sungai.

“Kami koordinasi juga dengan Perhutani dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Provinsi Banten agar ada tidak peremajaan?. Kami khawatir di atas gunung sana sudah gundul. Harapan kami mana tupoksinya peremajaan. Bahkan Pusat juga, supaya bisa dilakukan penanganan sedemikian rupa,” harapnya.

BeritaTerbaru

IMG-20260514-WA0022

Polsek Cikeusal Amankan Miras dari Warung dan Kios

Kamis, 14 Mei 2026 13:22 WIB
Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru

FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru

Kamis, 14 Mei 2026 12:02 WIB
Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Kamis, 14 Mei 2026 11:33 WIB

Wanita berkerudung ini menegaskan, bahwa dia sudah berkali-kali memohon kepada Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), untuk menormalisasi sejumlah aliran sungai, seperti Sungai Cilemer dan Cilatak.

Namun sampai saat ini permohonan itu belum juga terealisasi. Akibatnya saat ini beberapa kecamatan kembali terendam banjir. Padahal bencana banjir sudah rutin terjadi setiap datangnya musim hujan.

“Koordinasi dan usulan tiap tahun kami sampaikan ke Provinsi. Tapi kan gak mungkin juga masyarakat tahu. Masyarakat tahunya itu tanggungjawab Pemkab. Tapi kami paham, mungkin fiskal terbatas. Tapi prioritas lah. Kalau usulan kami dari 4 tahun sama, wayahna (mohon pengertiannya),” harapnya.

Bupati wanita pertama di Kabupaten Pandeglang ini kembali meminta agar Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat, segera melakukan tindakan penanganan masalah banjir. Mengingat banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi areal persawahan juga ikut terdampak.

“Karena kami merupakan lumbung pangan Provinsi Banten loh, hampir 34 persen (kontribusinya). Kan khawatir, mungkin mereka sudah tumbuh ada yang 4 minggu padinya. Ini kan mengganggu produktivitas pangan. Produktivitasnya juga akan terganggu,” tandas mantan Anggota DPR RI ini.

Terpisah, Ketua Taruna Siaga Becana (Tagana) Pandeglang, Ade Mulyana mengungkapkan, kondisi banjir di 8 kecamatan saat ini sudah surut. Namun jika intensitas hujan tinggi, tidak menutup kemungkinan adanya banjir susulan.

“Alhamdulillah, sudah semua kecamatan yang mengalami banjir, surut. Hanya saja kami masih tetap waspada karena tak menutup kemungkin ada banjir susulan. Kalau intensitas hujannya tinggi seperti tiga hari kebelakang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, tak henti-hentinya hujan dan angin lebat yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang selama tiga hari berturut-turut. Mengakibatkan air sungai meluap dan membanjiri permukiman warga. Bahkan bencana longsor pun turut terjadi di sejumlah kecamatan.

Data yang berhasil dihimpun, banjir melanda 8 kecamatan yakni, Patia, Pagelaran, Saketi, Labuan, Carita, Bojong, dan Munjul. Begitu juga bencana longsor terjadi di Kecamatan Cisata, Carita dan Bojong.

Kepala Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Amad mengungkapkan, hujan deras selama 3 hari berturut-turut mengakibatkan banjir diwilayahnya. Kejadian banjir kata dia, pada Kamis (28/1) pagi, sekitar pukul 00.30 WIB dan hingga saat ini belum mengalami surut.

“Ketingian air banjirnya yang merendam pemukiman sekitar 40-70 cm dan di area pertanian sekitar 40 cm-1 meter,” kata Amad, Kamis (28/1). (nipal/aditya)

Tags: banjirIrna Narulitatagana pandeglang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme
Banten Region

Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme

Kamis, 14 Mei 2026 11:29 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI
Banten Region

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten
Banten Region

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
IMG_20260513_192234
Banten Region

Gubernur Banten Ajak Warga Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Rabu, 13 Mei 2026 19:25 WIB
IMG_20260513_164935
Banten Region

Open Bidding Pemprov Banten Dibuka, 308 Barang Inventaris Kantor Resmi Dilelang

Rabu, 13 Mei 2026 16:55 WIB
IMG_20260513_162637
Banten Region

Isu Titip Jabatan ASN di Lingkup Pemprov Banten, Begini Komentar Pengamat

Rabu, 13 Mei 2026 16:30 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari. (ISTIMEWA)

Polisi Update Kasus Kekerasan Seksual di Cipondoh, Ivan Masih Diburu

Jumat, 15 Mei 2026 16:55 WIB
SOSIALISASI - Kegiatan Sosialisasi Indikasi Geografis, Merek Kolektif dan Perseroan Perorangan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, di salah satu hotel di Pandeglang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)

Pelaku UMKM Di Pandeglang Dapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan Perorangan

Senin, 11 Mei 2026 16:38 WIB
Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Kamis, 14 Mei 2026 09:46 WIB
Pemkab Tangerang-Baznas Bedah Rumah Warga Sindang Jaya

Pemkab Tangerang-Baznas Bedah Rumah Warga Sindang Jaya

Selasa, 12 Mei 2026 19:50 WIB
Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Senin, 11 Mei 2026 17:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.