SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) bagi pasien Covid-19 di Kota Tangerang mengalami penurunan. Menyusul Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi. Liza menjelaskan, kebijakan PPKM memiliki dampak penurunan jumlah pasien Covid-19. Pada hari terkahir PPKM jilid 1 saja terdapat 1.217 tempat tidur yang terisi dari 1.444. “Setelah tanggal 25 Januari 2021, itu di bawah 1.200 (kasur yang digunakan),” ungkap Liza, Kamis (04/02).
Mantan Kepala BPLH ini mengatakan, setelah penerapan PPKM jilid II, angka keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 turun hingga 1.160 seiring dengan semakin disiplinnya masyakarat Kota Tangerang yang menerapkan protokol kesehatan. “Hari ini yang dipakai (tempat tidur) ada 1.160. Memang penurunannya enggak banyak, tapi trennya menurun kan,” katanya.
Liza mengatakan, penerapan PPKM di Kota Tangerang cukup meningkatkan kedisiplinan masyarakat sehingga angka penularan Covid-19 dapat ditekan. “PPKM ini memberikan dampak penurunan kasus. Walau sedikit tapi ada penurunan,” jelasnya.
Sementara Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin saat kunjungan Komisi IX DPR RI di RS Sitanala menyampaikan, garis besar Pemkot Tangerang telah melakukan berbagai upaya menanggulangi pandemi Covid-19. “Mulai dari operasi aman bersama yang dilakukan oleh Pemkot bersama dengan Forkompimda. Hingga penambahan fasilitas isolasi bagi pasien Covid-19 di Kota Tangerang,” katanya.
Melalui upaya tersebut, lanjut wakil, saat ini BOR bagi pasien Covid-19 di 32 rumah sakit yang ada di Kota Tangerang menjadi di bawah 80 persen yang sebelumnya 8 persen. “Per hari ini persentasinya sudah menurun menjadi rata – rata 77,67 persen,” pungkas Sachrudin. (irfan/made)
Baca Juga: Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada
























