SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Nasib baik masih berpihak pada Unang (40). Meski sempat tertimbun material longsor, nyawa buruh bangunan ini bisa terselamatkan. Kini warga Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, mendapat perawatan medis di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
Informasi yang dihimpun, pria dengan gangguan pendengaran tersebut hendak beraktivitas di Kampung Gujungtanjung, Kelurahan/Kacamatan setempat, Selasa (9/2) sekitar pukul 09.40 WIB. Saat itu, Unang bersama kelima temannya akan mulai melakukan pembuatan dinding untuk penahan tanah alias turap di sebuah proyek yang belum diketahui pemiliknya.
Tiba-tiba saja, tanah yang sebagian sudah diturap mengalami longsor. Saat kejadian empat diantaranya bisa menyelamatkan diri, tidak dengan Unang. Akibat penyakit yang dideritanya dia tidak mendengar suara bahaya sehingga sempat tertimbun. Beruntung dia akhirnya bisa langsung dievakuasi dengan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak yang saat itu tengah melintas di wilayah setempat.
Ditemui di lokasi, Beta selaku penanggungjawab lapangan pengerjaan turap mengaku, korban sudah dibawa ke RSUD Adjidarmo untuk mendapatkan perawatan medis. “Alhamdulilah korban selamat, tadi juga sudah bisa selfi. Artinya, korban tidak mengalami cacat fisik maupun yang lainnya,” kata Beta.
Beta menuturkan, korban yang tertimpa material longsor saat itu akan memulai aktivitasnya. Tiba-tiba tanah di bagian atas mengalami longsor dan seketika menimpa korban.
“Pengerjaan turap ini milik pribadi, bukan untuk perusahan atau yang lainnya. Tapi, nggak tahu ke depannya mau dijadikan apa, saya nggak tahu,” kata Beta saat disinggung pengerjaan turap ini akan dijadikan apa.
Baca Juga: Terpeleset Lalu Terseret Arus, Remaja di Lebak Hilang di Sungai
Terpisah Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan adanya peristiwa tanah longsor yang menimbun pekerja di Kampung Gunungtanjunh. Menurut Febby, kejadiannya begitu cepat dan korban yang diketahui bernama Unang warga Kapugeran sudah dibawa ke rumah sakit. “Korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan informasinya selamat,” ujar Febby.
Menurut Febby, penyelamatan yang dilakukan anggota bukan berdasarkan laporan, melainkan saat anggota melintas di jalan dan melihat warga ramai. Anggota yang melihat peristiwa ‘tak biasa’ itu akhirnya berinisiatif turun dan mendatangi lokasi, rupanya ada kejadian tanah longsor. “Dengan sigap, anggota langsung melakukan evakuasi dan berhasil mengangkat korban yang saat itu sudah tertimbun material longsor,” imbuhnya.(mulyana/made)
