SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Petugas pelayanan publik dan anggota TNI, Polri hingga pedagang pasar menjadi sasaran tahap kedua vaksinasi yang dilakukan Pemkab Lebak. Rencananya vaksinasi dilakukan hari ini.
Dipastikan tahap kedua yang akan dilaksanakan vaksinasi, setelah Pemkab Lebak Vaksinasi mendapatkan kiriman dosis vaksin buatan Sinovac itu dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. “Iya, vaksin tahap kedua sesi pertama akan mulai dilakukan besok. Pengirim awal dari provinsi sekitar 14 ribu dosis, jadi itu untuk sekitar 7.000 petugas pelayanan publik, anggota TNI dan Polri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Triatno Supiyono, kemarin.
Triatno mengatakan, vaksinasi sebisa mungkin akan dilakukan dengan mekanisme yang tidak menimbulkan kerumunan antrean yang banyak. Maka, vaksinasi dilaksanakan dengan door to door ke masing-masing instansi.
“Besok yang pertama pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Rangkasbitunh nanti diatur agar tiap jamnya tidak terjadi antrean yang panjang. Begitu juga nanti di instansi atau OPD yang lain. Kita rapatkan siang ini dengan instansi terkait untuk mematangkan pelaksanaannya,” terang Triatno.
Kasubsi Pembinaan Pegawai Lapas Kelas III Rangkasbitung Eka Yogaswara membenarkan, vaksinasi bagi pegawai Lapas Rangkasbitung dijadwalkan besok. “Betul, besok memang dijadwalkan vaksinasi pegawai. Tapi kami tidak tahu ya kalau kami jadi yang pertama,” ucap Yoga.
Yoga menjelaskan, ada 53 orang pegawai Lapas Rangkasbitung yang menjadi calon penerima vaksin. Namun, Yoga tidak mengetahui berapa orang yang dinilai tidak memenuhi syarat divaksin.
Baca Juga: Kasus ISPA Tembus Ratusan Ribu, Dinkes Tangsel Minta Warga Waspada
“Belum tahu, karena itu kan ranahnya Dinas Kesehatan ya nanti setelah proses skrining kesehatan sebelum divaksin. Siap, semua sudah siap, ini kan program pemerintah yang harus kita ikuti dan dukung dalam penanganan Covid-19,” katanya.(mulyana/made)
























