SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Kegiatan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun. Maka dari itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Pery Hasanudin menekankan, agar program itu menyetuh masyarakat.
“Saya minta pokja bisa membuat program yang tepat, sehingga bisa memberikan dampak bagi dua desa yang ditetapkan,” kata Pery, usai acara Rapat Koordinasi P2WKSS di Oproom Setda, Jumat (26/2).
Menurutnya, bukan soal penghargaan yang menjadi hal utama, tetapi kepentingan kesejahteraan masyarakat. “Yang kita lihat bukan penghargaannya program ini. Namun lebih kepada peningkatan kesejahteraan dan kebahagian masyarakatnya, baik dari sisi ekonomi, pendidikan maupun kesehatan melalui peranan wanita,” tandasnya.
Pery kembali menegaskan, kegiatan P2WKSS yang tahun sebelumnya telah dilaksanakan bisa dijadikan bahan evaluasi untuk tahun ini. “Dengan begitu, tahun ini sasarannya bisa lebih tepat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang, Didi Mulyadi mengatakan, berdasarkan surat keputusan Bupati Pandeglang nomor 260/Kep.347-Huk/2016 tentang penetapan Desa atau Kelurahan Binaan Pelaksanaan Program P2WKSS tahun 2017-2021, tahun ini lokasi binaannya adalah Desa Kertasana dan Desa Harapan Karya.
“Saya harap semua OPD (Organisasi Prangkat Daerah) yang tergabung ke dalam pokja sudah mempersiapkan kegiatan yang akan dilaksanakan, baik fisik maupun non fisik sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Maryono Soroti Lemahnya Implementasi Program
Tujuan rakor itu sendiri, dikatakan Didi, adalah sebagai wahana terbaik untuk saling berkomunikasi dan berkordinasi semua OPD yang masuk kedalam pokja.
“Setelah pelaksanaan kegiatan kita selalu melakukan evaluasi, dan pada tahun 2019 Kabupaten Pandeglang meraih juara III lomba P2WKSS tingkat Provinsi Banten,” tandasnya. (nipal/aditya)

















