SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pemerintah Kabupaten Tangerang memperbanyak vaksinasi massal Covid-19 di wilayahnya. Upaya itu dilakukan untuk memenuhi target 15 ribu orang divaksin setiap harinya.
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengungkapkan target 15 ribu orang divaksin setiap hari merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program Presiden Joko Widodo. Jokowi yakin Indonesia mampu melakukan vaksinasi terhadap satu juta orang dalam satu hari. Zaki Iskandar yakin target itu dapat tercapai dengan keterlibatan pihak swasta sebagai fasilitator.
“Kita bisa mencapai target, asal kerja sama terus kita lakukan, karena semua itu tidak bisa berjalan oleh pemerintah daerah saja, tapi juga harus didukung oleh swasta,” kata Zaki saat melihat vaksinasi di Ciputra Mall Citra Raya, Minggu (21/3).
Menurut Zaki, grup Ciputra merupakan salah satu pihak swasta yang diajak sebagai fasilitator vaksinasi.
“Seperti sekarang, kita ajak pihak Ciputra untuk mau sebagai fasilitator, pertama kita tawarkan di Ciputra Hospitalnya, ternyata mereka langsung ajak kita untuk sekalian adakan di Ciputra Mall Citra Raya, tentunya ini sangat bagus untuk percepatan warga Tangerang yang tervaksin dan bisa membentuk herd immunity,” ujarnya.
Meski memang ia mengakui, ada kendala-kendala untuk mencapai target tersebut. Diantaranya, ketersediaan vaksin hingga vaksinator.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Puskesmas Se-Kota Tangerang Kembali Gencarkan Vaksinasi Covid-19
“Kendala pasti ada, tapi itu tidak mematahkan target kita. Soal ketersediaan vaksin, tentu kita akan terus koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Terus soal vaksinator, kita akan terus melakukan pelatihan, banyak lulusan baru dengan studi kedokteran saat ini, dan itu bisa kita berdayakan,” ujarnya.
Presiden Direktur Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata, mengatakan kegiatan vaksinasi lansia ini mendapat dukungan penuh dari tenaga medis Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang, dimana sebanyak 12 tenaga medis diturunkan setiap harinya dalam pelaksanaan ini.
“Kami membuka 8 sampai 10 pos suntikan, untuk mempercepat antrian, target kami 250-500 orang per hari,”.
Pelaksanaan vaksinasi ini tetap menaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Sejak awal masyarakat mendaftar sampai selesai vaksin, semua tahap mengurangi kontak langsung dan menghindari kerumunan.
“Kami menggunakan link online untuk pendaftaran sehingga masyarakat dapat mendaftar dari rumah mereka masing-masing. Untuk di lapangan, kami membuat jarak fisik antar peserta sejak pendaftaran sampai selesai vaksin. Setiap tempat duduk kami beri jarak 1,5 meter, pintu masuk dan di dalam area terdapat handrub, setiap petugas kami memakai APD (Alat Pelindung Diri) lengkap, dan tentunya masyarakat yang hadir harus menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” ungkapnya.
Salah satu penerima vaksin Ismiyati (65) mengaku bersyukur vaksinasi dapat berjalan dan lancar. Warga Kecamatan Panongan itu gembira karena dapat divaksin di dekat rumahnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Booster Bakal Dikenai Biaya Rp 100 Ribu
“Terimakasih Pak Bupati sudah membantu memfasilitasi vaksinasi di sini karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah saya” ucap Ismiyati. (aditya/gatot)
