SATELITNEWS.ID, SERANG–Sejumlah eks (mantan) narapidana kasus terorisme (napiter) di Banten, mengikuti pelatihan penanaman bibit pohon kurma di Waras Farm, di Kampung Perigi Bulakan, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.
Kegiatan tersebut mereka lakukan, agar bisa mengembangkan budidaya kurma di lahannya masing – masing. Sehingga, mampu menambah pendapatan perekonomian.
Seorang petani kurma, Endra Rudianto mengatakan, kegiatan pelatihan penanaman bibit kurma ini merupakan bagian dari bimbingan teknis, tentang cara budidaya kurma tropis.
Bimbingan tersebut diberikan terhadap eks napiter. Sehingga para eks napiter ini, diharapkan mampu mengembangkan budidaya kurma di lahan miliknya masing – masing. Kegiatan tersebut dilakukan, Selasa (27/4) lalu.
“Harapannya, kedepan bisa menjadi tambahan pendaapatan untuk mereka (eks napiter),” kata Endra yang juga petani asli Banten ini, Rabu (28/4).
Sementara, seorang eks Napiter, Irhan Nugraha mengatakan, kegiatan bimbingan atau pelatihan menanam kurma ini, cukup bermanfaat baginya. Karena menurutnya, bisa menambah wawasan mengenai cara budidaya kurma di Indonesia.
Ia mengaku, baru mengetahui jika kurma bisa tumbuh di Indonesia. “Saya sudah mengikuti budidaya kurma di Kota Cilegon. Dari hasil pelatihan ini luar biasa, menambah wawasan kita mengenai ilmu budidaya kurma,” tuturnya.
Namun ia-pun berharap, budidaya kurma ini kedepannya bisa lebih ditingkatkan. Selain itu, ada tindaklanjut untuk dikembangkan di wilayah masing – masing. “Mudah-mudahan kedepannya, budidaya kurma ini bisa ditingkatkan atau misalnya ada tindak lanjut, untuk melakukan pembinaan di wilayah kita masing – masing,” tuturnya. (sidik/mardiana)