SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin menilai promosi terpadu Kabupaten Pandeglang belum efektif. Hal itu dikarenakan anggaran kegiatannya masih terurai di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Maka dari itulah, Pery menekankan agar anggaran itu dilakukan pengabungan.
“Promosi ini berkaitan dengan investasi yang bermuara pada pertumbuhan perekonomian. Sedangkan anggaran promosi terpadu kegiatannya ada di beberapa OPD. Pertanyaannya adalah promosi terpadu itu, hasilnya sudah terukur apa belum. Makanya untuk efektifitas dan efisiensi, untuk promosi terpadu kita gabungkan,” kata Pery, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Promosi Terpadu, di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (28/4).
Ditegaskannya, bahwa tim promosi harus paham soal promosi terpadu. Kata dia, apa yang harus dilakukan tim terpadu itu dan yang lebih penting adalah hasilnya untuk apa.
“Mereka harus mengerti terkait promosi tersebut. Makanya tim terpadu ini harus memiliki inovasi, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan investasi harus dipermudah. Jika hal ini sudah terpenuhi, kami yakin pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pandeglang akan meningkat,” harapnya.
Tambah Pery, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang dibutuhkan investasi yang besar. “Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu saja membutuhkan dukungan dan respon positif dari masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Ida Novaida mengatakan, tim promosi terpadu merupakan gabungan perangkat daerah yang melaksanakan promosi.
“Adanya promosi terpadu itu, bertujuan untuk peningkatan investasi yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas promosi secara berkelanjutan, efektif dan efisien dalam satu wadah,” jelasnya.
Menurut Ida, belum tersedianya pedoman tentang promosi berdampak pada promosi Pandeglang yang belum begitu maksimal, dimana OPD melaksanakan promosi sendiri-sendiri. “Maka dari itu, solusinya adalah Peraturan Bupati tentang Tim Promosi Terpadu,” harapnya.
Promosi Kabupaten Pandeglang kedepannya harus terencana dan berkelanjutan. “Promosi harus dilaksanakan secara bersama-sama, dengan tersedianya dokumen promosi pendukung, sehingga dampak promosi ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” (nipal/aditya)