SATELITNEWS.COM, KOSAMBI—Tiga bangunan gudang yang diduga penyimpanan koper, spring bed dan injection plastik di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, ludes dilalap api, Kamis (29/4). Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab kebakaran itu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran dari salah satu petugas keamanan setempat pada pukul 19.40 WIB. Kosrudin mengaku, belum mengetahui pasti kronologis dan penyebab awal mula terjadinya kebakaran tersebut.
“Kami menerima laporan pukul 19.40 WIB. Kronologis dan penyebabnya belum diketahui awal mulanya seperti apa,” kata Kosrudin kepada Satelit News, Kamis (29/4).
Kata Kosrudin, saat ini ada 3 bangunan pergudangan yang terbakar hebat. Namun dapat dipastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, pergudangan sepi pegawai dan hanya ada penjaga kawasan pergudangan.
“Ada tiga bangunan ya, tidak ada korban jiwa ataupun luka. Soalnya pergudangan kan sepi pegawai, cuma ada penjaga doang paling juga,” katanya.

Lanjut Kosrudin, saat ini (hingga pukul 22.03 WIB) petugas Damkar BPBD Kabupaten Tangerang masih melakukan pemadaman. Ada 8 unit mobil pemadam yang sudah diterjunkan ke lokasi, yakni 3 unit dari DKI Jakarta, 1 unit dari Pos Kosambi, 1 unit dari Pos Pakuhaji, 1 unit dari Pos Sepatan, dan 2 unit dari Damkar Pos Mako. “Di lokasi sudah ada 8 unit mobil pemadam, 3 bantuan dari DKI Jakarta,” ucapnya.
Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam
Menurut Kosrudin, hingga pukul 22.03 WIB, api masih membumbung tinggi menyelimuti gedung-gedung pergudangan di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi. “Belum padam, masih dilakukan pemadaman. Apinya cukup besar dan menyulitkan petugas Damkar. Kita doakan semoga apinya bisa cepat padam,” harapnya. (alfian/aditya)
























