SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangerang menyerahkan wakaf Alqur’an dan buka puasa bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC – NU) Karawaci di Padepokan Pagar Nusa, Karawaci, kemarin. Penyerahan wakaf Alqur’an itu disampaikan langsung Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha kepada Ketua Tanfiziah NU Karawaci, Didi Tarmiji.
Hadir dalam kesempatan itu pengurus DPP PSI Ratu Isyana Bagoes Oka, Ketua DPW PSI Banten Azmi Abu Bakar, Sekretaris DPW PSI Banten Hafiz Ardianto, Ketua DPD PSI Kota Tangerang Theresia Megawati Wijaya serta para kader PSI dan warga NU. Seluruh kegiatan berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan protokol kesehatan juga anjuran penerapan 5M.
Giring Ganesha dalam sambutannya menegaskan sebagai bentuk solidaritas nyata di bulan suci Ramadan ini PSI melakukan tur solidaritas Ramadan dengan membagikan 10.000 Alquran kepada padepokan, pondok pesantren ataupun masjid-masjid di seluruh Indonesia.
Dikatakan mantan vocalis Nidji ini, NU selalu menjadi bagian terpenting dalam perjalanan bangsa Indonesia. PSI mempunyai 72 anggota DPRD di Indonesia dari berbagai latar belakang yang berbeda. PSI hadir untuk menjadi pelayan masyarakat.
Ketua Tanfiziah NU Karawaci Didi Tarmiji menjelaskan dalam perjalanan bangsa ini NU mewarnai partai-partai politik Indonesia. Dikatakannya NU masuk ke semua lini sesuai yang diajarkan guru bangsa Indonesia, Gus Dur. “NU tidak monoton pada partai agamis. Kita juga bergandengan dengan nasionalis,” ungkap Didi.
Ketua DPD PSI Kota Tangerang, Theresia Megawati Wijaya menegaskan pihaknya mengaku bersyukur diberikan kepercayaan untuk mewakili Provinsi Banten dalam membagikan wakaf Alqur’an bersama DPD Tangerang Raya lainnya yang akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut..
“Sambutan hangat dan antusias dari para Pengurus MWC-NU Karawaci menjadi semangat kami untuk menjaga toleransi dan kebhinekaan NKRI. Tanpa memandang perbedaan ras, agama ataupun kepercayaan, toleransi dan kebhinekaan menjadi misi Partai Solidaritas Indonesia untuk hadir sebagai wakil masyarakat dari berbagai golongan,” beber Theresia Megawati. (made)